Firasat Staf Theodorus Sebelum Kecelakaan

|

Mobil yang dinaiki Theodorus (Foto: Koran SI/Abdul Rouf)

Firasat Staf Theodorus Sebelum Kecelakaan
SIDOARJO - Alfian Theo, staf Theodorus Jacob Koekerits (Ondos), nyaris saja menjadi korban kecelakaan di tol Porong-Surabaya. Ondos tewas dan sopirnya menderita luka ringan.

Alfian menyebut anggota Komisi I DPR itu rajin menemui konstituennya di Dapil Jatim VI (Blitar, Kediri, Tulungagung). Setiap akhir pekan, Ondos selalu menyempatkan berkunjung ke dapilnya.

Alfian menuturkan, Ondos tiba di Blitar pada Jumat, 21 September lalu bersama dirinya dan sopir, Wahyu Wirogo. Saat check out dari Hotel Patra Plasa, Blitar, dini hari tadi sekira pukul 01.00 WIB, Ondos meminta kepada Alfian agar tidak ikut dalam mobil.

“Kami tidak usah ikut satu mobil. Dia hanya meminta memberikan BlackBerry untuk konsituen. Kasihan, dia minta sudah lama belum sempat diberikan. Ini BB (BlackBerry) titipan Bung Ondos belum sempat saya kasihkan karena saya langsung ke rumah sakit,” ujar Alfian di kamar mayat RSUD Sidoarjo, Senin (24/9/2012).

Sekira pukul 05.00 WIB pagi, dia dikabari oleh sopir bahwa mobil kecelakaan di tol Porong-Surabaya. Namun, saat itu Alfian tidak diberitahu bahwa Ondos sudah meninggal dunia. Dia baru diberi tahu setelah dalam perjalanan ke Sidoarjo.

Alfian kemudian menghubungi istri Ondos, Maria Theodorus Koekerits, di Jakarta tentang kecelakaan itu.

Sebelum Ondos meninggal, kata Alfian, dia menangkap firasat. Seperti saat di Tulungagung, Ondos meminta nasi goreng sampai dua piring. Demikian pula saat di Talun, Blitar, dia minta makan tahu hingga enam piring. “Tidak biasanya Bung Ondos minta makan sebanyak itu,” tutur Alfian.

Seperti diketahui, Ondos meninggal dunia dalam kecelakaan di Km 24+400 tol Porong-Surabaya. Mobil Nissan Patrol B 15 VY yang ditumpanginya menabrak truk di lajur kiri.

Korban meninggal dunia saat di UGD Rumah Sakit Delta Surya. Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke kamar mayat RSUD Sidoarjo untuk divisum.
(ton)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Menteri Jokowi-JK Tak Boleh Gelar Seremoni