facebook pixel

Daihatsu Luxio Quartett Evolusi Van Mewah

Luxio Quartett (foto: Azwar Ferdian/Okezone)

Luxio Quartett (foto: Azwar Ferdian/Okezone)

JAKARTA- Varian Luxio dikenal sebagai minivan milik Daihatsu yang menyasar segmen pasar menengah ke bawah. Lalu bagaimana bila sebuah Luxio dikembangkan menjadi sebuah mini van mewah? Jawabannya ada di Luxio Quartett.

Luxio Quartett ini dipamerkan Daihatsu di booth Indonesia International Motor Show (IIMS) 2012. Quartett jelas menarik banyak minat para pengunjung setelah dikira hadir sebagai model anyar dari Luxio. Sayangnya, Quartett ini masih berstatus prototipe yang sengaja dikembangkan tim desain Astra Daihatsu Motor (ADM), untuk mengetes animo pasar.

"Ini bukan Luxio yang dimodifikasi, tapi memang kita rancang dari awal untuk menjadi sebuah Luxio baru yang lebih mewah. Semua detail kami perhatikan, baik dari segi desain eksterior, interior dan juga warna mobil. Semua kami pikirkan secara matang hingga jadi Luxio Quartett ini," jelas Mark Widjaja, head project design Luxio Quartett saat berbincang dengan Okezone, Selasa (25/9/2012).

Mark menjelaskan, Daihatsu LUxio Quartett ini bukanlah segmen van mewah seperti Alphard yang dikecilkan, tapi ini adalah city car yang dibesarkan. Pasalnya, Daihatsu Luxio Quartett ini hanya menampung empat penumpang. Kursi tengah dihilangkan dan menyisakan dua kursi di belakang, untuk mendapatkan ruang kaki yang luas.

Interior kabin belakang dipercantik dengan jok besar berlapis kulit plus kulkas dan tempat botol di tengah. AC double blower dan juga layar monitor yang menggantung di atap mobil. Fitur interior depan dengan climate control dan AC otomatis, serta sistem audio yang tersambung dengan android.

"Konsep mobil ini memang ditujukan untuk pebisnis atau eksekutif muda yang mencari kendaraan mewah, namum dengan dimensi yang tidak terlalu besar. Kalau Alphard dimensinya terlalu besar, rasanya tidak cocok dengan kondisi jalan di Jakarta. Dengan pemikiran itu, kami tim desain ingin menciptakan kendaraan yang mewah, kabin luas, dengan dimensi yang cukup," lanjut desainer yang juga merancang Astra Daihatsu Ayla ini.

Beberapa ubahan di eksterior terlihat dari bagian wajah mobil. Grill dengan aksen black piano yang dipadukan dengan lapisan kroom. Lalu bumper baru yang membuat mobil tampak lebih ceper, plus lampu depan juga mendapat sentuhan mewah. Velg racing dengan ukuran besar ring 19, serta yang menarik bagian dua knalpot yang teritegrasi dengan bodi.

Bagian atap mobil diberi warna hitam yang kontras dengan warna putih pada bodi. "Pilihan warna hitam ini sengaja digunakan untuk menambah kesan panjang pada mobil. Lalu juga agar tidak terlalu terlihat kotak, dimana pada Luxio standar kesan boxy sangat terasa," beber Mark.

Tidak ada perubahan pada sektor mesin, dimana masih menggunakan mesin tipe 3SZ-VE DOHC VVT-i, berpendingin cair. Mesin berkapasitas 1.495cc, empat silinder segaris. Mesin mampu menghadirkan tenaga maksimal 97 PS pada 6.000 RPM dengan torsi tertinggi 13,7 kg.m pada 4.400 RPM.

(zwr)
​