Upaya Pengusutan Kasus Novel Baswedan Dinilai SBY Tidak Tepat

Senin, 08 Oktober 2012 20:30 wib | Susi Fatimah - Okezone

JAKARTA- Langkah Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) untuk mengusut kasus penembakan  yang dilakukan oleh penyidik KPK, Kompol Novel Baswedan pada tahun 2004 dinilai tidak tepat.

“Adalah sangat tidak tepat jika Polri memproses kasus delapan tahun itu, timing-nya tidak tepat,” kata Presiden SBY di Istana Negara, Senin (8/10/2012).

Kendati demikian, SBY meminta agar masyarakat tidak serta menilai bahwa langkah Polri mengusut kasus Novel Baswedan adalah sebuah bentuk kriminalisasi terhadap KPK."Saya ingin agar setiap situasi dilihat secara utuh, diletakan dalam konteksnya yang lebih besar. Sebenarnya jika kita merujuk pada UU, siapapun dia sama di dalam hukum, equality before the law, jadi tidak serta merta bila pengusutan kasus penyidik KPK disebut kriminalisasi," katanya.

SBY mengatakan, sangat menyesal dengan insiden 5 oktober 2012 di gedung KPK. Saat itu anggota Polri berupaya menjemput paksa Kompol Novel Baswedan. "Hal itu, sangat saya sesalkan. Saya juga sesalkan berita yang akibatnya menimbulkan persoalan yang baru. Sebenarnya, Jika KPK dan Polri bisa menjelaskan kejadian dengan benar dan jujur tentu masalahnya takkan menjadi seperti sekarang ini,” kata SBY. (ugo)
(ahm)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »