3 Polisi di Sumut Akan Dipecat karena Kasus Sabu & Pembunuhan

Rabu, 10 Oktober 2012 12:54 wib | Irwansyah Putra Nasution - Okezone

3 Polisi di Sumut Akan Dipecat karena Kasus Sabu & Pembunuhan Ilustrasi MEDAN - Polresta Medan melalui Unit Profesi dan Pengamanan (Propam) akan menggelar sidang pemecatan dengan tidak hormat (PTDH) terhadap tiga anggota Polri yang terlibat tindak kriminal pada pekan depan.

Kasi Propam Polresta Medan, AKP Benno P Sidabutar, mengatakan, sidang pemecatan akan dilakukan di Lembaga Permasyarakatan Tanjung Gusta, Medan. "Kalau tidak ada masalah maka sidang ketiga personel tersebut akan digelar pekan depan," kata Benno.

Tiga polisi tersebut, yaitu AKP Lodewijk Siahaan yang terlibat kasus narkoba serta Briptu Erwin Harahap dan Briptu Antomi Pasaribu yang terlibat kasus pembunuhan. Saat ini, ketiganya mendekam di LP Tanjung Gusta.

Sambung Benno, setiap polisi yang terlibat tindak kriminal akan mendapat hukuman pidana, termasuk pemecatan dengan tidak hormat bila perbuatannya fatal.

"Buat apa menunggu lama-lama. Ketiganya sudah terbukti bersalah, jadi PTDH bisa dilakukan," ucapnya.

Polresta Medan, sambung dia, sudah berkoordinasi dengan pihak LP dan Kemenkum HAM untuk melaksanakan PTDH pekan depan.

Seperti diketahuui, AKP Lodewijk Siahaan ditangkap petugas Polsek Patumbak dalam penggerebekan di Jalan Laubeng Klewang. Di lokasi, petugas menemukan sabu-sabu. Berdasarkan keterangan dua kurir narkoba yang diamankan, barang haram tersebut merupakan milik Lodewijk. Saat ini, Lodewijk masih menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Medan.

Sedangkan Briptu Antomi Pasaribu ditangkap karena kasus pembunuhan di Serdang Bedagai beberapa waktu lalu. Terakhir, Briptu Erwin Panjaitan melakukan tindak pidana perampokan dan pembunuhan terhadap Sri Wahyuni Simangunsong yang mayatnya ditemukan di bawah Jembatan Tele, Samosir. Briptu Erwin divonis hukuman penjara 20 tahun. (ris)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »