Di Jateng, Inden Toyota Agya Capai 780 Unit

|

F: Astra Toyota Agya (Septian / Okezone)

Di Jateng, Inden Toyota Agya Capai 780 Unit

SEMARANG - Meski belum resmi dipasarkan terkait belum dikeluarkannya regulasi Low Cost Green Car (LCGC) oleh pemerintah, indent Toyota Agya di Jawa Tengah telah mencapai angka 780 unit. Hal ini bisa disebut sebagai prestasi tersendiri, terlebih lagi karena harga resminya pun belum ditetapkan.

North Area Operation Manager Nasmoco Group Pribadi Dian Nurcahya mengatakan, saat ini pihaknya sedang mempersiapkan jalur pemasaran terutama untuk Toyota Agya. Hal ini dikarenakan target pasar dari mobil baru ini adalah kalangan entry low, serta kalangan sub urban.

“Secara resmi kami memang belum merilis harga resmi untuk Toyota Agya. Hal ini dikarenakan kami masih menunggu regulasi pemerintah terkait subsidi untuk program Low Cost Green Car. Namun kami bisa memastikan bahwa harga tersebut antara Rp80 juta – Rp100 juta,” ujar Pribadi saat melakukan jumpa pers siang tadi (11/10/2012).

Ditambahkan, untuk memperluas jaringan pemasaran, pihaknya menargetkan membangun outlet-outlet kecil di wilayah pinggiran, seperti wilayah Demak, Purwodadi, Kendal, serta wilayah lain seperti Pekalongan, Salatiga, hingga Brebes.

“Outlet-outlet kecil ini terutama ditujukan untuk mendukung pemasaran Toyota Agya yang salah satu pangsa pasarnya memang di kalangan sub urban. Kami perkirakan, saat Toyota Agya resmi dipasarkan pada bulan Januari 2013 nanti, semuanya sudah siap,” lanjutnya.

Dijelaskan, target pasar Toyota Agya nantinya antara lain adalah pengguna sepeda motor yang sudah memiliki tabungan untuk membeli mobil, pengguna mobil bekas, pengguna mobil tambahan, keluarga muda, serta mereka yang menjadikan mobil sebagai investasi.

Sementara itu, pada tahun 2013 mendatang, pihaknya menargetkan penjualan mobil untuk kelas entry low ini sebesar 52,8 persen dari total pasar yang tersedia sebesar 12.000 unit.

“Perkiraan pasar yang tersedia untuk mobil kelas entry low ini sebanyak 12.000 unit dalam setahun. Kami menargetkan untuk merebut 52,8 persen atau kurang lebih sebanyak 6.300 unit,” pungkasnya.

(ian)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Ratusan Mahasiswa Geruduk Gedung Kemenkeu