Puluhan Calon Jemaah Haji di Medan Terancam Gagal Berangkat

|

Puluhan Calon Jemaah Haji di Medan Terancam Gagal Berangkat

MEDAN - Puluhan calon jamaah haji mendatangi biro perjalanan haji Azizi dan Travel di Jalan Sutomo Ujung Medan, Sumatera Utara, untuk mempertanyakan jadwal keberangkatan yang tak kunjung dipenuhi.

Berdasarkan informasi, ada sekira 73 calon yang merasa ditipu oleh biro perjalanan. Berdasarkan kesepakatan, harusnya mereka berangkat hari ini, namun diundur menjadi 21 Oktober mendatang. Pemberitaan pengunduran jadwal itu diberitahukan via pesan singkat kepada masing-masing calon.

Kecurigaan muncul, karena pemerintah Indonesia menyatakan 20 Oktober merupakan hari terakhir kedatangan jamaah di Jeddah. "Makanya saya dan yang lainnya datang kemari untuk mempertanyakan kejelasan. Saya sih berharap tahun ini juga bisa berangkat naik haji," ujar, salah seorang calon jemaah, Syahrul Tanjung di lokasi, Kamis (18/10/2012).

Warga Padang Lawas itu menambahkan, pihak travel berjanji akan memberangkatkan mereka dengan menggunakan pesawat Malaysia Airlines (MAS) melalui Bandara Polonia Medan. "Namun hingga kini belum ada kejelasan keberangkatan," terangnya.

Kekecewaan jelas tergambar di raut wajah para calon jemaah meski mereka tetap berharap dapat menjalankan Rukun Islam ke-lima itu. Apalagi, hampir seluruh dari mereka sudah menggelar syukuran dan pemanjatan doa untuk keberangkatan.

Legiyem (70), warga Bandar Setia Kabupaten Deliserdang, mengaku merogoh Rp80 juta rupiah untuk kepergiannya ke tanah suci melalui biro perjalanan Azizi. Dia sudah memenuhi seluruh persyaratan untuk berangkat haji plus. "Saya harusnya berangkat sama istri. Saya sudah bayar Rp160 juta untuk berdua," katanya.

Sementara itu, Waka Polresta Medan, AKBP Pranyoto yang datang ke lokasi, tidak dapat berbuat banyak. Dia mengaku masih melakukan pemeriksaan terkait adanya unsur pidana atas kasus tersebut. "Penyidik akan melakukan pemeriksaan terhadap pegawai untuk menyelidiki kasus ini," tukasnya.

(ris)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Polisi Bekuk Pengedar Uang Palsu