Hentikan Penyidikan Simulator SIM, Polisi Dipuji

|

Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

Hentikan Penyidikan Simulator SIM, Polisi Dipuji

JAKARTA - Keputusan Polri untuk menghentikan penyidikan kasus Simulator SIM di Korlantas Mabes Polri menuai pujian dari beberapa kalangan. Salah satunya adalah fraksi Garindra di DPR.

"Sikap Polri yang menghentikan penyidikan kasus Simulator SIM dan menyerahkan sepenuhnya penanganannya pada KPK sudah benar," ungkap Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Gerindra, Martin Hutabarat saat dihubungi wartawan, Selasa (23/10/2012).

Menurut Martin, Polri sudah mendudukkan kasus ini pada proporsinya sesuai dengan Undang Undang No 30 tahun 2002 tentang KPK dan tidak bersikukuh lagi untuk menanganinya berdasar pada pasal 109 KUHAP.

"Saya kira ini sudah sesuai dengan maksud dari arahan Presiden SBY dua minggu lalu. SBY pasti paling gembira mendengar sikap Polri ini, karena wibawanya dipertaruhkan di kasus ini," terangnya.

Dia berharap, apabila ada soal-soal teknis yang menyangkut pelaksanaannya tidak akan menjadi masalah lagi antara Polri dengan KPK. Diakui Martin, kasus simulator ini sudah terlalu lama menyandera Polri.

"Institusi Polri jadi ikut terseret-seret sehingga menimbulkan rasa tidak puas yang meluas di kalangan masyarakat. Sesudah Polri tidak lagi menangani kasus simulator ini, Polri saya kira perlu membuat tindakan terpuji yang dapat memulihkan kredibilitasnya," paparnya.

Anggota Dewan Penasihat Partai Gerindra menyatakan, Polri wajib meyerahkan lima tersangka ke KPK. Kalau KPK merasa hasil penyelidikannya selama ini juga menunjukkan ke dua orang tersebut cukup bukti jadi tersangka.

"Saya kira tidak masalah KPK menanganinya sekaligus. Supaya KPK professional melaksanakan tugasnya dalam menyidik kasus simulator ini. Jangan sampai bias karena terlena dengan dukungan Presiden dan masyarakat luas," simpulnya

Setelah Polri tak lagi menangani kasus simulator ini, maka selanjutnya perlu mengevaluasi mengapa sampai timbul perasaan tidak puas dari masyarakat dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sendiri terhadap cara Polri bersikap dalam menangani kasus tersebut.

"Bagaimana pun Polri masih sangat diperlukan oleh masyarakat dalam menegakkan hukum dan menjaga keamanan," tutupnya.

(ydh)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Kasus TPI Rusak Atmosfer Investasi Indonesia