Warga Palestina Saling Berperang di Suriah

|

Pasukan oposisi Suriah (Foto: Reuters)

Warga Palestina Saling Berperang di Suriah

DAMASKUS - Kelompok Oposisi Suriah yang biasa disebut Free Syrian Army (FSA) membentuk pasukan yang terdiri dari warga Palestina yang bersimpati kepada mereka. Pasukan Palestina ini akan berperang melawan warga Palestina lainnya yang bersekutu dengan Presiden Suriah Bashar Al-Assad.

Konflik yang terjadi di Suriah memang menimbulkan kesulitan bagi warga Palestina yang berada di Suriah. Sekira 150 ribu warga Palestina hidup dalam pengungsian di tepat penampungan Yarmouk.

"Kami mempersenjatai warga Palestina yang bersedia untuk perang (untuk kami). Kami telah membentuk Liwa al-Asifah (Brigade Badai) yang terdiri dari para pejuang Palestina," ungkap seorang Komandan Brigade Elang FSA, seperti dikutip Reuters, Rabu (31/10/2012).

"Tugas mereka adalah mengendalikan Yarmouk. Kami akan mendukung dan membantu mereka," ujarnya.

Pihak FSA mengatakan, brigade yang baru dibentukan ini akan menyerang warga Palestina lainnya di Yarmouk, yang loyal kepada Ahmed Jibril. Pasukan Jibril yang bernama Popular Front for the Liberation of Palestine-General Command (PFLP-GC), dituduh mendukung Presiden Bashar al-Assad dan menyerang pasukan FSA.

"Mereka adalah target kami, target bagi seluruh pasukan FSA. Mereka semua lawan kami, tanpa ada pengecualian," tegas pihak FSA.

Suriah menjadi tuan rumah dari setengah juta pengungsi Palestina. Sebagian besar dari mereka sudah menjadi pengungsi sejak pembentukan negara Israel pada 1948 lalu.

Tetapi perang saudara yang terjadi di Suriah memecah belah warga Palestina di Suriah, dengan sebagian besar dari mereka bergabung dengan FSA dan lainnya tetap membela Presiden Assad. Sebelumnya, kelompok Hamas juga menarik dukungannya kepada Assad, setelah menutup perwakilannya di Damaskus tahun ini.

(faj)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Bawa Senjata Mainan, Bocah Ditembak Polisi