Gaza Membara, Misil Iran Ditembakkan ke Israel

|

Foto : Israel gunakan Iron Dome untuk tangkal serangan misil (AFP)

Gaza Membara, Misil Iran Ditembakkan ke Israel
GAZA - Sayap militer dari kelompok Jihad Islam di Gaza, Palestina, meluncurkan misil Fajr-5 buatan Iran ke Tel Aviv, Israel. Jihad Islam juga berencana untuk memperluas target serangannya di Kota Tel Aviv.

"Brigade Quds menyerang Kota Tel Rabea (Tel Aviv) yang diduduki oleh Israel dengan misil Fajr-5. Serangan itu menyebabkan ledakan besar di kota tersebut," demikian pernyataan Jihad Islam, seperti dikutip AFP, Jumat (16/11/2012).
 
Misil Fajr menjadi senjata paling ampuh bagi Jihad Islam, karena daya jangkau misil itu sangat jauh dan bisa menghantam target di dalam kota Israel. Juru bicara Jihad Islam Abu Ahmed mengatakan bahwa, Israel akan menghadapi serangan kejutan yang lebih banyak bila mereka terus menyerang warga Palestina.

Seorang wartawan mengatakan, misil Fajr-5 melesat ke bagian Kota Jaffa dan meledak di dekat perairan. Namun militer Israel justru menepis adanya serangan misil yang masuk ke wilayahnya. Israel terlihat menggunakan perisai misil Iron Dome untuk menangkal serangan misil dari Gaza.

Tel Aviv dan Jaffa merupakan dua kota yang berjarak sekira 60 kilometer dari Jalur Gaza. Kota itu memang rentan terkena serangan misil, karena misil Fajr-5 sanggup menjangkau target lebih dari 75 kilometer.

Eskalasi perang antara kelompok bersenjata di Gaza dan Israel makin meningkat. Bersamaan dengan itu, Menteri Pertahanan Israel Ehud Barak melontarkan ancaman ke Hamas bila Tel Aviv digempur habis-habisan. Para pengamat pun memprediksikan, serangan ke Tel Aviv akan memicu perang berskala besar antara Israel dan Gaza.

Perang misil itu makin menjadi tepat setelah komandan sayap militer Hamas Ahmed al-Jaabari tewas akibat serangan udara Israel. Hamas pun marah dan menegaskan, kematian Jaabari sama halnya dengan membuka pintu neraka bagi Israel. (AUL)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Janji Jokowi Mulai Ditagih