Oposisi Suriah Kepung Kota Aleppo

|

Oposisi Suriah (Foto: Reuters)

Oposisi Suriah Kepung Kota Aleppo

DAMASKUS - Pejuang oposisi Suriah berhasil mengepung kota terbesar di negara tersebut, Aleppo. Saat ini pihak oposisi menguasai hampir semua akses jalan ke kota tersebut dan hanya menyisakan satu jalan saja yang dikuasai oleh pihak Pemerintah Suriah.

Aktivis Suriah menyatakan, kelompok pemberontak berhasil menguasai bendungan Tishrin yang terletak di wilayah utara Aleppo. Keberhasilan kelompok pemberontak itu membuat tentara Suriah kini hanya dapat memasuki Aleppo melalui jalan raya Damaskus dan Allepo.

“Dikuasainya bendungan Tishrin sangat penting karena hal tersebut membuat posisi tentara Suriah di Kota Aleppo semakin terdesak. Tentara Suriah tidak dapat lagi memasuki kota Aleppo dari wilayah utara,” ujar Rami Abdel Rahman, seorang aktivis HAM yang mengawasi berlangsungnya konflik yang telah berlangsung sejak Maret 2011 itu, seperti dikutip AAP, Selasa (27/11/2012).

Rahman menyatakan, terdapat jalan militer di sekitar lokasi bendungan yang dapat digunakan oleh tentara Suriah. Namun kondisi jalan tersebut sangat buruk dan melewatinya akan memakan waktu yang lama.

“Dengan menggunakan jalan umum perjalanan dari bendungan ke Kota Aleppo memakan waktu 10 jam. Apabila menggunakan jalan militer waktu yang dietmpuh 4 kali lebih lama,” jelas Rahman.

Bendungan Tishrin berhasil dikuasai setelah pihak oposisi mengepung lokasi tersebut selama berhari-hari. Kelompok oposisi bertempur melawan tentara Suriah yang menjaga bendungan itu dan juga serangan udara yang dilancarkan oleh pemerintah.

Di Aleppo sendiri pertempuran sengit masih berlangsung antara pihak pemerintah dengan pejuang oposisi. Pengamat menyatakan, kedua belah pihak memiliki kekuatan yang berimbang di kota tersebut sehingga tidak ada satu pihak yang dapat menguasai sepenuhnya salah satu kota tertua di dunia itu.

(faj)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Demokrat: Kebijakan Jokowi Langgar Prinsip Good Governance