3.008 Kartu Jakarta Pintar Dibagikan Awal Desember

|

Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)

3.008 Kartu Jakarta Pintar Dibagikan Awal Desember

JAKARTA - Pemerintah provinsi (Pemprov) DKI Jakarta pada tanggal 1 Desember 2012 akan membagikan 3.008 Kartu Jakarta Pintar (KJP) di sekolah swasta maupun sekolah negeri.

 

"Tanggal 1 Desember 2012 akan dibagikan KJP," ujar Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Taufik Yudi Mulyanto, usai rapat bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Merdeka Selatan, Selasa (27/11/2012).

 

Dikatakan olehnya, pembagian KJP secara simbolis akan dibagikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) di Sekolah Menengah Atas (SMA) Yappenda, Tanjung Priok, Jakarta Utara dan SMA Paskalis, Kemayoran, Jakarta Pusat.

 

"Pukul 08.00-09.00 WIB Bapak Gubernur hadir di SMA Yappenda dan 09.45-11.00 WIB hadir di SMA Paskalis, Jakarta Pusat," kata dia.

 

Taufik memaparkan pembagian KJP akan dibagikan pada sekolah di lima  wilayah yakni Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Kepulauan Seribu. Sedangkan di wilayah Jakarta Barat sudah terlebih dahulu dibagikan.

 

"Jakarta Pusat 28 sekolah (28 swasta), dan 705 pendidik, Jakarta Utara 46 sekolah (5 negeri dan 41 swasta)sedangkan peserta didik 1.675, Jakarta Selatan 4 sekolah (4 negeri), 71 peserta didik, Jakarta Timur 31 sekolah (2 negeri dan 29 swasta), dan 290 peserta didik sementara Kepulauan Seribu ada 2 sekolah yang akan dibagikan (1 negeri dan 1 swasta) dan 285 peserta didik," paparya.

 

Lebih lanjut Taufik menjelaskan, KJP yang dibagikan nanti berbentuk kartu ATM. Untuk sekolah negeri berwarna platinum, sedangkan sekolah swasta berwarna silver.

 

"Besaran biaya sama, yakni sebesar Rp240.000 setiap peserta didik per bulan. Adapun ketersediaan dana untuk Jakarta Pusat dan Jakarta Utara 3 bulan, sedangkan untuk Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu 6 bulan," tutup dia.

(ful)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Agung Laksono Tak Ingin Golkar Pecah