Curi Motor, Dua Pengamen Ditangkap di Lokalisasi

|
SEMARANG - Dua pengamen yang juga residivis kambuhan ditangkap petugas Polsek Semarang Barat saat akan menjual sepeda motor hasil curian mereka.

Guruh Ardi Utama (24) dan Anton Wijayanto (22), pelaku pencurian yang sudah tiga kali keluar masuk penjara itu ditangkap di lokalisasi Sunan Kuning, Sabtu, 1 Desember 2012.

Menurut Guruh, dia mencuri sepeda motor Mio di kawasan Wot Gandul, Semarang Tengah. Sebelum beraksi dia juga mengonsumsi koplo jenis Triheks.

“Saya minum empat butir triheks, terus jalan sama Anton, niatnya mau mengamen. Waktu lewat di Jalan Beteng, ada motor Mio ditinggal pemililknya dengan kunci masih nyantol. Saya ambil dan saya bawa ke Sunan Kuning untuk dijual ke teman,” jelas Guruh di Jalan Gabahan, Semarang Tengah.

Sepeda motor itu tadinya akan dijual sebesar Rp2 juta ke temannya. Namun, teman yang akan membelinya tidak kunjung muncul. Dia lalu menawarkan ke sembarang orang yang dijumpainya di lokalisasi itu. Niat Guruh menjual sepeda motor curian itu terdengar ke telinga petugas keamanan lokalisasi dan meneruskannya ke Polsek Semarang Barat.

Petugas pun langsung melakukan pengintaian dan menangkap Guruh saat akan menerima uang dari polisi yang menyamar.

Kapolsek Semarang Barat, Kompol Yani Permana, mengatakan, karena tempat kejadian perkara di wilayah Semarang Tengah, maka pihaknya akan melimpahkan kasus ini ke sana.

Menurutnya, pelaku merupakan residivis kambuhan. Dia pernah dipenjara dua kali terkait kasus pencurian. “Lokasinya masih di sekitar tempat tinggalnya di pecinan Semarang Tengah,” ungkap Yani.
(ton)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Ducati Langka Ini Dibanderol Rp18 jutaan