Demo Tolak RUU Wali Nanggroe, Bendera Eks GAM Dibakar

|

Unjuk rasa menolak RUU Wali Nanggroe (Dok: Ismail Marzuki/Sindo TV)

Demo Tolak RUU Wali Nanggroe, Bendera Eks GAM Dibakar

ACEH TENGGARA - Ratusan mahasiswa dan warga yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Aceh Leuser Antara menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tenggara, Aceh, Senin (3/12/2012).

Mereka mendesak anggota dewan menolak Rancangan Qonun (Undang-Undang) Wali Nanggroe. Salah satu alasan penolakan pada Pasal 69 ayat 4 disebutkan setiap Wali Nanggroe harus dapat berbahasa Aceh dengan fasih. Hal ini diprotes karena di Aceh terdapat beberapa suku, seperti Alas, Gayo, Singkil, dan lainnya.

Selain itu, di pasal lainnya menyebutkan Wali Nanggroe memilik imunitas atau kekebalan hukum. Massa menganggap hal ini bertentangan dengan Undang-Undang Dasar 1945.

Koordinator aksi, Nawi Sekedang, menuturkan, bila Qonun Wali Nanggroe disahkan, suku minoritas di Aceh bisa tersingkir.

Setelah menyampaikan orasi, massa juga membakar bendera eks-Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

Anggota DPRK, kata Nawi, juga diminta segera merekomendasikan kepada pemerintah pusat untuk mengesahkan pembentukan provinsi Aceh Leuser Antara.

Unjuk rasa selesai setelah Ketua dan anggota DPRK Aceh Tenggara berjanji melanjutkan aspirasi warga ke pemerintah pusat.

(ton)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Tukang Ojek Lecehkan Bocah saat Nonton Video Porno