MALUKU TENGAH- Hujan deras yang mengguyur kawasan Kecamatan Telutih, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, mengakibatkan jembatan Kali Kawa Nua, putus. Jembatan tersebut menghubungkan Telutih dengan Masohi, ibu kota Kabupaten Maluku Tengah. Kini ribuan warga di kawasan itu terisolir.
Jika hendak berpergian, warga Telutih harus menantang maut dengan menerobos dua sungai besar yakni Sungai Kawa dan Nua.
Akibat memaksa melintas, sejumlah kendaraan yang ditumpangi warga sering tertahan di tengah sungai karena derasnya arus sungai. Agar tidak terseret arus, warga harus menarik kendaraannya ke tepi sungai dengan menggunkan tali.
Kondisi tersebut mengakibatkan angkutan umum sering mengalami kerusakan mesin. Kondisi ini berdampak pada tingginya biaya transportasi yang mencapai Rp100 ribu per orang untuk sekali menyeberang.
Kondisi ini diperparah, jika dua buah sungai yang lebarnya mencapai lebih dari satu kilometer itu dalam kondisi banjir. Tidak ada satu kendaraan pun yang berani menyeberang, akibatnya ribuan warga yang tinggal di 12 desa di Kecamatan Telutih, terisolir.
Warga berharap pemerintah segera membangun kembali Jembatan Kawa Nua, agar mereka dapat beraktivitas normal.
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.