Bentrokan Warga 8 Tewas, Seram Bagian Barat Masih Mencekam

|

(Ilustrasi, Dok: Sindo TV)

Bentrokan Warga 8 Tewas, Seram Bagian Barat Masih Mencekam
SERAM BAGIAN BARAT - Puluhan aparat Brimob Polda Maluku dan personel Batalion Infantri 731/Kabaressi Kodam 16 Pattimura, Minggu (30/12/2012) dikirim ke lokasi bentrokan warga Desa Kamariang dan Hualoy di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Maluku.
 
Pasukan berangkat bersama Kapolda Maluku Brigjen Pol Muktiono, Komandan Korem 151/Binaya Kolonel (Inf) Asep Kurnaidi, serta Kasat Brimob Polda Maluku Kombes Pol Rudi Arianto menumpang kapal ferry dari Pelabuhan Hunimua menuju Pelabuhan Waipirit Kabupaten SBB.

Sebelumnya, sudah ada pasukan Brimob dari Polres Piru serta personel TNI yang dikirim ke perbatasan dua desa tersebut.

Pengiriman pasukan tersebut untuk memperkuat pengamanan pasukan TNI dan Polri yang dikirim Sabtu, 29 Desember saat pertama pecah bentrokan antar warga Desa Kamariang dan Hualoy.

“Situasi di lokasi sudah dikendalikan aparat keamanan. Meski masih mencekam namun sudah bisa diatasi aparat,” kata Kapolda Maluku Brigjen Pol Muktiono.

Sementara itu, berdasarkan pantauan di lokasi, hingga siang ini suasana kedua desa masih mencekam. Warga belum beraktivitas dan masih berkerumun membawa senjata tajam. Jalan-jalan di dekat perbatasan desa juga diblokir.

Akses jalan Lintas Seram yang biasa ramai oleh hilir mudik kendaraan pun tampak sepi. Kendaraan yang akan menuju Kota Ambon, berbalik arah menuju Masohi untuk bisa menyeberang menggunakan kapal cepat.

Sementara itu, empat korban bentrokan, Sabtu tadi malam dievakuasi ke RSUD Haulussy, Kota Ambon.
(ton)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Selingkuh, Novi Tewas Ditangan Suami