Tabrakan Beruntun, Tiga Tewas Terjepit

|

Ilustrasi

Tabrakan Beruntun, Tiga Tewas Terjepit

BANYUWANGI- Tiga orang tewas seketika akibat terjepit dalam kecelakaan maut yang terjadi di tikungan tajam Desa Bengkak, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Tabrakan karambol antara dua bus pariwisata dan sebuah mobil pribadi itu juga menyebabkan dan puluhan penumpang luka.

Tiga penumpang tewas, yang belum diketahui identitasnya tersebut, terjepit di antara dua badan bus. Bahkan salah satu penumpang terus merintih kesakitan karena badannya tergencet body bus, Minggu (30/12/2012) dini hari. Minimnya peralatan dan kondisi yang masih gelap, membuat korban terjepit sulit dievakuasi.

Selain itu, puluhan penumpang yang mengalami luka tergeletak di samping bus sambil  menunggu pertolongan. Warga dan polisi yang berada di lokasi kejadian, mengevakuasi korban dengan mencegat mobil  yang melintas. Para korban dibawa ke Puskemas Wongsorejo untuk mendapatkan perawatan.

Kecelakaan bermula saat bus pariwisata CTV bernomor polisi B 7012 TGA, yang membawa puluhan Siswa Bina Warga 2 Palembang, hendak berlibur ke Bali. Saat tiba di lokasi kejadian bus melaju dengan kecepatan tinggi karena ingin mendahului truk di depannya.

Kondisi jalan yang menikung tajam, membuat sopir tidak melihat jika dari arah berlawanan meluncur bus pariwisata Silver Class dengan nomor polisi AA 1699 DW. Bus yang mengangkut puluhan peziarah itu, melaju kencang menuju ke Sidoarjo, Jawa Timur.

Akibatnya tabrakan pun tak terhindarkan. Selain kedua bus yang bertabrakan, sebuah mobil pribadi bernopol DK 790 ES, juga menghantam bus dari arah belakang.

Belum ada keterangan pasti tentang data para korban beserta para sopir yang terlibat kecelakaan, karena polisi masih melakukan evakuasi di lokasi kejadian. Hingga berita ini diturunkan, jalan pantura Banyuwangi-Situbondo,  macet total karena kedua bus melintang hingga menutup jalan. 

(tbn)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    IKJ Gelar Festival Film Internasional