Kebijakan Duduk Ngangkang di Sepeda Motor, Tak Masuk Akal

|

Ilustrasi wanita naik motor (Foto: Feri U/okezone)

Kebijakan Duduk Ngangkang di Sepeda Motor, Tak Masuk Akal

ACEH- Kebijakan Pemkot Lhokseumawe yang melarang wanita duduk ngangkang di sepeda motor menimbulkan polemik. Warga, khususnya kaum wanita, memprotes kebijakan tersebut.

Nanda, seorang mahasiswi Universitas Malikussaleh (Unimal) Lhokseumawe, menilai, kebijakan itu justru mengekang kebebasan para perempuan, tidak modern dan bisa mengganggu keselamatan berkendaraan.

"Kalau dulu perempuan jarang berkendara sepeda motor, tapi inikan zaman modern. Tidak masuk akal," sebutnya, Rabu (2/1/2013).

Menurutnya, bila memakai rok saat duduk di belakang mengangu kesimbangan sepeda motor, karena harus duduk menyamping.

"Kalau mau menerapkan syariat Islam, sebaiknya jangan urus perempuan duduk di sepeda motor," tuturnya.

Sementara itu, Guru Besar Ilmu Fiqih Fakultas Syriah IAIN Ar Ranirry, Al Yasa Abubakar, menilai dalam Islam tidak ada aturan perempuan harus pakai rok dan laki-laki memakai jeans.

"Tidak ada aturannya itu (perempuan pakai rok,red), kecuali memakai ketat dan membentuk lekuk tubuh," tegasnya.

Menurutnya laki-laki saja memakai sarung dan bentuknya menyerupai rok. "Dalam hadis dinyatakan jangan sampai orang sulit membedakan antara laki-laki dan perempuan," sebutnya.

(kem)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Belasan Ribu Pejuang Asing Gabung ISIS