Di Museum Ini, Anda Bisa Melihat Visualisasi Benda Alkitab

Jum'at, 04 Januari 2013 10:27 wib | Hanna Meinita - Okezone

Di Museum Ini, Anda Bisa Melihat Visualisasi Benda Alkitab Koleksi dari Museum Benda-Benda Alkitab Yerushalayim/Museum Benda Alkitab JAKARTA - Memvisualisasikan benda-benda yang ada di Alkitab. Inilah aktivitas dari Museum Benda-Benda Alkitab Yerushalayim.

Museum yang berlokasi di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara ini memang menampilkan koleksi benda-benda yang ada di dalam kitab suci umat Kristiani. Di museum ini, pengunjung bisa melihat berbagai benda Alkitab, mulai dari masa penciptaan di Perjanjian Lama hingga peristiwa penyaliban Yesus yang ada di Perjanjian Baru.

Museum Benda-Benda Alkitab Yerushalayim merupakan salah satu divisi dari Yayasan Pekabaran Injil (YPI) Kawanan Kecil.  YPI juga membawahi renungan Kristen Manna Sorgawi. Pimpinan YPI Kawanan Kecil Eric Oenarto menjelaskan, awalnya pihaknya hanya menampilkan gambar benda Alkitab di sebuah kolom terbitan Manna Sorgawi.

Namun pada April 2007, YPI diundang untuk menampilkan koleksi yang ada di Manna Sorgawi. Saat itu, kata Eric, pihaknya mengadakan pameran di salah satu gereja yang ada di Kelapa Gading.

“Kemudian kami diundang oleh Mangga Dua Square untuk pameran. Saat itu koleksi yang kami tampilkan sangat sedikit, kebanyakan berupa poster. Meski begitu, antusiasme pengunjung itu luar biasa,” jelas Eric saat ditemui Okezone beberapa waktu lalu.

Sejak itu, Eric mulai fokus mengurus museum. Dia mulai rutin mencari benda-benda Alkitab, di mana lokasi yang dituju adalah Israel.  Proses pencarian dilakukan saat pihak YPI melakukan tur religi ke Israel atau melihat hasil penemuan artefak Alkitab.

“Saya memang ingin memvisualisasikan gambar di Alkitab. Kenapa? Karena budaya kita dengan Timur Tengah itu berbeda, termasuk cuacanya. Jadi melalui hal ini Alkitab dapat menjadi lebih hidup,” tuturnya.

Untuk harga, Eric menjelaskan beragam. Koleksi termurah didapat secara gratis sementara yang termahal seharga Rp50 juta adalah replika bahtera Nuh. Hingga lima tahun berdiri, Museum Benda-Benda Alkitab Yerushalayim telah memiliki sekira 200 koleksi. Meski telah memiliki banyak koleksi, Eric masih antusias mencari benda lainnya.

“Kita cari semua benda yang pernah disebutkan di Alkitab. Misalnya dahan belang yang dipakai Yakub. Atau alat-alat yang digunakan dalam perjamuan kudus Tuhan Yesus. Modelnya mungkin sedikit berubah mengikuti kemajuan zaman. Istilahnya ini seperti replika, ceritanya sama, tapi bahannya beda. Kalau barangnya sudah tidak ada di Israel, kita rekonstruksi. Kan ada satu situs sana yang menampilkan benda-benda Alkitab, terus kita buat di sini,” jelas Eric panjang lebar.

Hingga saat ini, respon umat Kristiani terhadap museum ini cukup baik. Eric menjelaskan, pada 2011, sebanyak 7.500 orang mengunjungi museum ini. “Itu hanya di museum yang Rawa Sengon yah. Bahkan setahun itu kita dua kali ke daerah untuk pameran, antusiasmenya luar biasa. Kita diminta kembali lagi. Namun karena misi kita setiap daerah di Indonesia dikunjungi, makanya kita ga balik lagi dan memilih daerah lain,” tambahnya.

Eric menuturkan dana operasional museum berasal dari sumbangan pembaca Manna Sorgawi. Dia berharap museum ini bermanfaat bagi umat Kristiani. “Karena saya berharap museum ini bisa menjadi ajang untuk pembelajaran, refreshing, dan kebersamaan,” tambahnya.

Museum yang berlokasi di Jl. Raya Rawa Sengon No. 35, Kelapa Gading Barat ini tidak buka pada hari Minggu dan hari libur. Jika ingin berkunjung pada Senin hingga Jumat, jam buka hanya pada pukul 09.00-16.00 WIB.

Sementara pada hari Sabtu, kunjungan dikhususkan hanya untuk rombongan yang sudah membuat janji. Kunjungan setiap Sabtu dibatasi maksimal 150 orang, jika melebihi maka akan digeser ke pekan berikutnya. Jangan khawatir karena masuk museum ini tidak dipungut biaya.

Selamat mempelajari Alkitab!
(hnn)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »