3 Karyawan BNI Pekanbaru Jadi Tersangka Kasus Agunan Palsu & Kredit Macet

Sabtu, 26 Januari 2013 04:08 wib | Banda Haruddin Tanjung - Okezone

3 Karyawan BNI Pekanbaru Jadi Tersangka Kasus Agunan Palsu & Kredit Macet Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone) PEKANBARU - Setelah dilakukan penyidikan, akhirnya Polda Riau menetapkan tiga tersangka kasus pemberian agunan palsu di Bank Nasional Indonesia (BNI) cabang Pekanbaru, Riau.  
 
"Ketiga tersangka itu adalah karyawan BNI Pekanbaru," kata Kabid Humas Polda Riau AKBP, Hermansyah kepada Okezone Jumat (25/1/2013).
 
Ketiga tersangka tersebut adalah A,D dan C. Ketiga karyawan ini diduga sengaja melolokan penjaman Rp 4,9 miliar kepada nasabah BNI bernama Rosita. Padahal barang yang diagunkan itu adalah milik orang lain.
 
Kasus ini sendiri terungkap setelah nasabah tersebut tidak melakukan pembayaran pinjaman tersebut alias terjadi kredit macet.
 
"Disini kita lihat ada kelalain dari manajemen bank dengan meloloskan pinjaman itu," katanya.
 
Menurut Ketua LSM Bersih Pekanbaru,Febri bahwa lolosnya pinjaman Rp 4,9 M diduga ada kongkalikong antara nasabah dengan pihak BNI. Bahkan LSM bersih sebelumnya telah melakukan aksi demo terkait mafia diperbankan ini
 
"Kita minta kasus ini diusut tuntas. Kasus ini terjadi sejak tahun 2009 lalu" kata Febri
(hol)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »