Survei Membuktikan, Caleg Pengusaha Lebih Disukai Rakyat

|

Survei Membuktikan, Caleg Pengusaha Lebih Disukai Rakyat
JAKARTA- Kualitas anggota legislatif periode 2009-2014 dinilai buruk karena beberapa kasus korupsi dan rendahnya kinerja para anggota dewan. Sebab itu, dalam pemilihan umum 2014 mendatang, rakyat menginginkan terpilihnya calon legislatif yang berkualitas.

Berdasarkan hasil survei Media Survei Nasional (Median) yang diselenggarakan 10-18 Januari 2013 di 33 provinsi itu menemukan, bahwa dari 1.200 responden yang diwawancarai, mayoritas menghendaki kualitas caleg yang berkarakter merakyat, yaitu sebesar 27,4 persen.

Sedangkan karakter caleg terbanyak kedua yang dikehendaki rakyat adalah jujur dan bersih sebesar 19,3 persen, disusul dengan karakter cerdas 14 persen.


“Dari survei yang kami lakukan, terlihat bahwa rakyat lebih menghendaki caleg yang merakyat dan sering turun ke tengah masyarakat ketimbang mereka yang agamis, soleh, maupun yang cerdas sekalipun,” kata Direktur eksekutif Median, Rico Marbun, di Jakarta Minggu (27/01/2013).

Selain itu, survei juga meneliti tentang latar belakang caleg yang lebih disukai oleh rakyat. "Dari beberapa latar belakang dan profesi yang harus dipilih oleh para responden, Hasilnya, latar belakang pengusaha lebih dikehendaki rakyat dengan besaran 60,5 persen, diikuti oleh latar belakang sebagai anggota parpol sebesar 52 persen, dan tokoh muda (51,3 persen). Sedangkan latar belakang artis atau seniman terlihat paling rendah, yaitu sebesar 33,3 persen,” jelasnya.

Rico mengatakan, hal yang harus diperhatikan oleh parpol melalui survei ini antara lain, bagaimana parpol mampu melakukan evaluasi yang sungguh-sungguh terhadap caleg yang diusung, mengingat performa kinerja DPR, khususnya dalam periode ini, terus jadi sorotan.

“Sudah saatnya parpol lebih memilih caleg yang mampu mengedepankan karakter merakyat, mengingat terkait dengan kredibilitas partai itu sendiri,” katanya. (ugo)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Bule Korban Pembunuhan 'Dijenguk' Putranya dari Australia