Anis Matta: Prahara PKS Tak Pengaruhi Suara di Pilgub Jabar

|

Anis Matta (Foto: Dok. Okezone)

Anis Matta: Prahara PKS Tak Pengaruhi Suara di Pilgub Jabar
BANDUNG BARAT - Wilayah Jawa Barat mendapat kehormatan menjadi wilayah pertama yang dikunjungi Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta. Anis berkilah, Jawa Barat memiliki potensi yang harus segera dilakukan konsolidasi terlebih di Jawa Barat pada 24 Februari 2013 akan digelar Pemilihan Gubernur (Pilgub).  

"Ini kehormatan bagi Jawa Barat, karena menjadi wilayah yang saya datangi paska saya ditetapkan sebagai presiden (PKS)," kata Anis, di Bandung, Jawa Barat, Minggu (3/2/2013).

Disinggung mengenai peluang kader PKS pada Pilgub Jabar, Anis meyakini jika persoalan yang sedang menimpa PKS tidak akan berdampak kepada hal tersebut. Menurutnya, PKS bukan pesawat Sukhoi, yang setelah naik lalu menabrak gunung. PKS akan menjadikan lambang checklist dimana ketika sudah turun lalu kembali naik guna mencapai kejayaan. 

Strategi meyakinkan publik bahwa PKS adalah partai yang bisa dipercaya adalah dengan datang dan terjun langsung ke masyarakat. "Katakan yang sebenar-benarnya, bahwa manusia bisa salah dan khilaf tapi manusia juga adalah makhluk pembelajar yang bisa mengkoreksi diri," kata Anis.
 
Dirinya meyakini bahwa masyarakat Jawa Barat adalah masyarakat yang secara historis terdidik, memiliki karakter dasar yang kuat dan sifat pengertian. 

"Saya yakin masyarakat Jawa Barat adalah masyarakat yang mudah diajak bicara, sehingga masalah ini tidak akan mempengaruhi elektabilitas partai," tuturnya.

Seperti diketahui, Presiden PKS H.M. Anis Matta hadir pada kegiatan konsolidasi struktur dan kader PKS Provinsi Jawa Barat, di Hotel Mason Pine, Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, hari ini.

Pada kunjungan pertamanya ke daerah ini Anis meminta kader fokus ke internal. Pada kegiatan ini tampak hadir Sekjen PKS Taufiq Ridho, Ketua Wilayah Banten Jawa Barat dan DKI, Mamur Hasanudin, serta Ketua DPW PKS Jabar, Tate Qomaruddin. (put)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Lolos dari KPK, Belum Jaminan Menteri Jokowi Bersih