JAKARTA - Daratan Sumatera menjadi daerah yang terus menjadi perhatian Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Musababnya, wilayah Sumatera Barat menyimpan potensi gempa berkekuatan tinggi.
Saking besarnya potensi gempa, BNPB sampai menyebut energi yang tersandera di wilayah Sumatera Barat mencapai 8,9 SR. Kendati demikian, BNPB mengimbau masyarakat agar tetap tenang.
"Energi yang tersandera di Sumatera Barat memang mencapai 8,9 SR. Tapi jangan sampai membuat ketakutan bangsa kita. Karena mau diapain juga ini tanah kita, kita mau pindah ke mana lagi," ujar Kepala BNPB Syamsul Maarif saat konferensi pers di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Selasa (5/2/2013).
Untuk mengantisipasi hal itu, kata Syamsul, Presiden telah memerintahkan untuk segera membuat rantai peringatan dini untuk meminimalisir jumlah korban.
"Dimulai dengan early warning system atau peringatan dini. Selama ini saya katakan masih kacau. Ketika sirene bunyi, yang terjadi malah masyarakat panik, jadi apa yang sudah dilatih itu tidak berjalan," terangnya.
Belajar pada pengalaman itu, Syamsul menggandeng beberapa ahli sosial masyarakat untuk dapat memahami dinamika masyarakat. "Karena itu kita harus lebih memahami dinamika masyarakat, jadi kita bisa memahami seperti apa sebenarnya peringatan dini yang bisa mereka terima, bukan malah terjadi kekacauan saat datang bencana," ucapnya.
Ketika peringatan dini sudah berbunyi, sambungnya, maka masyarakat memiliki waktu sekira 40 menit untuk menuju shelter-shelter yang telah disediakan.
"Golden time hanya 35 hingga 40 menit sejak terjadi gempa itu. Jadi kita harus bisa mengatur waktu itu sebaik mungkin. Belajar dari yang sudah ada, saat sirine berbunyi, masyarakat itu panik. Mereka tidak langsung menuju shelter, tetapi justru berlarian menjemput sanak keluarganya. Dari selatan ke utara, timur ke barat, yang ada malah kacau. Karena itu kita harus terus evaluasi hal ini," tandasnya.
Atas kebutuhan semua itu, BNPB membutuhkan dana sekira Rp16 triliun yang digunakan sampai 2017 mendatang. "Dana itu akan kita gunakan untuk rantai peringatan dini tadi, ya salah satunya kita bangun shelter yang jaraknya per 500 meter," katanya.
(Muhammad Saifullah )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.