Banjir Lahar Dingin Merapi, Telan Korban Jiwa

|

Banjir lahar dingin dari lereng Gunung Merapi (Foto: Puji H/Okezone)

Banjir Lahar Dingin Merapi, Telan Korban Jiwa
SLEMAN - Banjir lahar dingin bekas erupsi Merapi di Daerah Aliran Sungai (DAS) wilayah Sleman, pada Selasa (12/2/13) sore menelan dua korban. Satu korban ditemukan tewas terseret lahar dingin sejauh 3,5 kilometer (km), sedangkan satu lainnya terselamatkan.  
 
Sumadi (40), warga Dusun Manggong, Kepuharjo, Cangkringan, Sleman mengatakan, kedua korban tersebut merupakan awak truk pengangkut pasir yang melakukan penambangan di Sungai Gendol, daerah Manggong. "Keduanya awak truk," ujarnya, ditemui di Rumah Sakit Panti Nugroho, petang tadi.
 
Sementara itu, relawan dari Saluran Komunikasi Sosial Bersama (SKSB), Danang Suto mengatakan, banjir lahar dingin diakibatkan hujan yang mengguyur di sekitar puncak Merapi. "Hujan dua kali mengguyur, pagi sekitar pukul 10.30 WIB kemudian dilanjutkan pada pukul 15.00 WIB," katanya, kemarin.
 
Saat terlihat aliran lokal, para relawan sudah menghimbau kepada para penambang pasir di aliran lahar dingin tersebut untuk segera mencari tempat yang aman. Namun, karena masih ada yang tidak mengindahkannya, dua awak truk pengangkut pasir ikut terseret banjir lahar dingin.
 
Dua korban tersebut, ikut terseret banjir saat truk pasirnya yang bernomor polisi H 1784 FE sedang mengantre untuk naik dari dalam sungai menuju ke luar sungai. "Ada truk-truk yang sedang mengantre dari dalam sungai akan ke luar. Namun, truk yang menjadi korban berada di paling belakang yang menyebabkan awak truk ikut terseret," katanya.
 
Keduanya dapat dievakuasi oleh para relawan lokal. Satu korban bernama Dodi Subagyo (45), Saban, Gubug, Grobogan, Wonosobo, sang sopir truk naas berhasil diselamatkan dengan kondisi luka di kepala dan kakinya. Sementara, satu korban lagi meninggal dunia, karena terseret aliran sepanjang 3,5 kilometer.
 
"Kejadian di DAM Munggong sekitar pukul 16.00 WIB. Korban yang berhasil dievakuasi dengan selamat, dibawa ke Rumah Sakit Panti Nugroho, Pakem, sekitar pukul 18.10 WIB. Sementara, satu korban yang belum diketahui identitasnya dibawa ke RSUP Sardjito, Yogyakarta," ucapnya.
 
Banjir lahar dingin yang terjadi oetang kemarin tersebut, tidak hanya menelan korban jiwa. Namun, juga menyeret empat truk dan satu Bakhoe. Dua truk diantaranya sudah berhasil dievakuasi ke tempat yang aman.
(hol)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Kecelakaan di Exit Tol Jati Warna, Satu Orang Tewas