Tinjau Pasar Caringin, Dikdik Soroti Buah Semangka

|

Dikdik Mulyana berkampanye di Pasar Induk Caringin (foto: Iman H/Okezone)

Tinjau Pasar Caringin, Dikdik Soroti Buah Semangka

BANDUNG - Cagub nomor urut 1 Dikdik Mulyana Arief Mansur melakukan kampanye dan tatap muka di Pasar Induk Caringin, Jalan Soekarno-Hatta, Bandung, Selasa (12/2/2013).

Mengenakan bendo (tutup kepala tradisional dari batik) dan jaket putih, cagub yang berpasangan dengan mantan Sekda Indramayu Cecep NS Toyib itu mendatangi kios buah-buahan.

Dikdik tiba sekira pukul 12.30 WIB diiringi para pengawal dari Kepolisian dan beberapa orang tim suksesnya, namun tidak terlihat bersama pasangannya, Toyib.

Dia menuju grosir salak, lalu meninjau kios semangka. Hanya beberapa menit Mantan Kapolda Sumsel itu bercakap-cakap dengan pedagang buah, setelah itu dia berkeliling. Kampanye Dikdik juga terkesan sederhana, tanpa orasi yang meminta warga mencoblos atau iring-iringan dari banyak pendukungnya.

Ditanya alasan memilih berkampanye di salah satu pasar terbesar di Kota Bandung, Dikdik menilai Provinsi Jabar memiliki masalah cukup serius di bidang pertanian buah-buahan seperti semangka. Hampir semua semangka diproduksi para petani di Brebes, Jawa Tengah, lalu dikirimkan ke Jabar.

"Padahal tanah Jawa Barat ini kalau ditanami jauh lebih baik, belum lagi jarak angkutnya dekat. Kenapa Jabar tidak minat tanam semangka? Apa tidak ada akses atau yang mengarahkan?" ungkap cagub independen (non parpol) ini di sela kampanye damainya.

"Itu baru semangka, belum lagi dengan ternak. Jabar banyak itu rumputnya beda dengan Jateng atau Jatim yang kadang kering, tapi kenapa sapi atau daging yang kita makan kebanyakan dari luar Jabar," tambahnya.

Pada kampanye ke-6 ini, pasangan Dikdik-Toyib kebagian kampanye di z.ona Jabar Tengah, yakni Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, Kota Bandung, dan Kab Sumedang.

(ris)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Korea Utara Boikot Sidang Dewan Keamanan PBB