Rekaman Percakapan Kunci Dugaan Keterlibatan Suswono

Selasa, 19 Februari 2013 08:23 wib | Tri Kurniawan - Okezone

Rekaman Percakapan Kunci Dugaan Keterlibatan Suswono Suswono sebelum diperiksa KPK (foto: Heru) JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memeriksa Menteri Pertanian, Suswono, sebagai saksi kasus suap impor daging sapi. Sejauh mana keterlibatannya, kuncinya ada pada rekamanan percakapan Suswono dengan tersangka kasus yang sama, Luthfi Hasan Ishaaq.

"Rekaman itu kuncinya. Itu rahasia yang harus dipecahkan," kata Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW), Apung Widadi, kepada Okezone, Selasa (19/2/2013).

Menurutnya, sebagai sesama kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS), sangat mungkin ada konflik kepentingan antara Suswono dan Luthfi. Kendati demikian, Apung menilai, jangan mudah mengeneralisir bila impor daging sapi proyek besar yang dikendalikan PKS.

"Kita tunggu saja proses hukumnya. Sementara kan belum ada bukti," tukasnya.

Beberapa waktu lalu, Ketua KPK, Abraham Samad menyebut, rekaman percakapan Suswono-Luthfi merupakan kunci rahasia penyidik yang akan diumumkan saat persidangan.

"Masalah rekaman itu menjadi bagian dari strategi penyidikan yang akan diumumkan di persidangan dan itu menjadi rahasia," ungkapnya.

Penyidik KPK memeriksa Suswono selama tujuh jam, kemarin. Dia mengaku sempat dicecar penyidik soal pertemuannya dengan importir daging di Medan. "Tentu saja saya ditanya (pertemuan itu). Intinya saya jelaskan apa adanya," jelasnya.

Dia membenarkan pernah menggelar pertemuan di Medan, Sumatera Utara, dengan Luthfi Hasan Ishaaq, Direktur Utama PT Indoguna Utama, Maria Elizabeth Liman, dan Direktur PT Radina Niaga Mulia sekaligus Ketua Umum Asosiasi Perbenihan Indonesia, Elda Devianne Adiningrat, untuk membahas soal impor daging sapi.

Suswono merupakan pihak yang berwenang membagikan kuota impor daging sapi ke perusahaan importir, salah satunya PT Indoguna Utama.

Dari hasil operasi tangkap tangan atas kolega Luthfi, Ahmad Fathanah, di Hotel Le Meridien, Jakarta Pusat, 29 Januari 2013, PT Indoguna memberi Rp1 miliar dengan harapan bisa ambil bagian proyek impor daging sapi.

Ihwal pertemuan di Medan pertama kali diungkap oleh kuasa hukum Luthfi Hasan Ishaaq, Muhammad Assegaf. Assegaf menyatakan pertemuan empat serangkai itu digelar 10 sampai 11 Januari 2013 atau hampir tiga minggu sebelum operasi tangkap tangan KPK.

Dalam kasus ini, KPK sudah menetapkan Luthfi Hasan sebagai tersangka, meski yang bersangkutan tidak berada di lokasi tangkap tangan.

Dia disangka terlibat transaksi suap antara koleganya, Ahmad Fathanah dengan dua petinggi PT Indoguna Utama, Arya Abdi Effendi dan Juard Effendi, di Pondok Bambu, Jakarta Timur. (trk)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »