Kelaparan, Pengikut Sultan Sulu Mulai Terpecah

|

Keamanan Malaysia di wilayah Lahad Datu (Foto: Bernama)

Kelaparan, Pengikut Sultan Sulu Mulai Terpecah

LAHAD DATU – Perpecahan dikabarkan mulai timbul di antara warga Filipina pengikut Kesultan Sulu yang kini menduduki wilayah Malaysia. Perpecahan tersebut timbul akibat menipisnya persediaan makanan yang mereka miliki.

Sekitar 100 warga Filipina menduduki wilayah Lahad Datu di Negara Bagian Sabah, Malaysia sejak dua pekan lalu. Mereka tidak bisa mendapatkan persediaan makanan dari luar karena dikepung oleh aparat Malaysia.

Pihak Malaysia menyebutkan ada beberapa pengikut Sultan Sulu yang ingin keluar dari kelompoknya. Namun aksi tersebut dicegah oleh pemimpin kelompok mereka Azzimudie Kiram yang juga menjabat sebagai putra mahkota Kesultanan Sulu.

Suara tembakan pun sempat terdengar dari arah wilayah yang diduduki oleh pengikut Sultan Sulu. Aparat Malaysia menyatakan, tembakan tersebut tidak berasal dari anggotanya.

“Kami ingin menyelesaikan masalah ini dengan cara damai. Kami berusaha menekan seminimal mungkin penggunaan kekerasan,” ujar pemimpin kepolisian di Sabah Datuk Hamza Taib, seperti dikutip The Star, Senin (25/2/2013).

Malaysia memberikan pengikut Sultan Sulu tenggat waktu hingga Selasa 26 Februari besok untuk meninggalkan wilayah Sabah. Sebelumnya Sultan Sulu Jamalul Kiram menyatakan, pengikutnya tidak akan meninggalkan Sabah.

Pemerintah Filipina sendiri berusaha membujuk pihak Kesultanan Sulu untuk mau menarik pengikutnya dari wilayah Sabah. Militer Filipina telah mengirimkan satu buah kapal untuk membantu evakuasi para pengikut Sultan Sulu dari wilayah Malaysia tersebut.

(faj)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Kejagung Sita Aset Udar Pristono