Jokowi-Ahok Terima Tunjangan PAD Rp13 M

Lampiran gaji Jokowi dan Ahok (Foto: www.ahok.org)

Jokowi-Ahok Terima Tunjangan PAD Rp13 M
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) dan wakilnya Basuki T Purnama (Ahok) berhak menerima dana operasional sebesar 0,15 persen dari total Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jakarta yang mencapai Rp26.670.448.766.000 atau sekira Rp26 triliun.

"Dalam peraturannya, kita boleh mengambil 0,15 persen dari total PAD. Tapi kami hanya mengambil cadangan 0,1 persen ya seperti itu. Jadi, 0,1 persen itu dibagi untuk Pak Gubernur dan saya," kata Ahok, di Balaikota DKI Jakarta, Senin (25/2/2013).

Dengan besaran persantase itu, maka masing-masing menerima tunjangan PAD per tahunnya kurang lebih Rp13 miliar. Ahok mengaku penerimaan dana operasional tersebut, sudah dilaporkan lengkap dalam situs pribadinya di www.ahok.org. "Saya bikin lengkap, kok. Laporannya ada di website saya," kata Ahok.

Sementara itu, berikut adalah rincian gaji Ahok pada Februari 2013:
 

Gaji pokok: Rp2.400.000
Tunjangan istri: Rp240.000
Tunjangan anak: Rp48.000
Tunjangan beras: Rp270.000
(Desember 2012 Rp226.240)
Potongan PPh: Rp147.900
Gaji kotor: Rp2.958.000

Jumlah diterima: Rp2.810.100

Adapun rincian gaji Jokowi adalah sebagai berikut:

Gaji pokok: Rp3.000.000
Tunjangan istri: Rp300.000
Tunjangan anak: Rp60.000
Tunjangan beras: Rp270.000 (Desember 2012 Rp226.240) Potongan pajak penghasilan (PPh): Rp181.500 Gaji kotor: Rp 3.630.000

Jumlah diterima: Rp3.448.500

Terkait dengan besaran tunjangan jabatan pejabat negara, tidak ada perubahan antara gaji Desember 2012 dan Februari 2013. Dimana Ahok menerima Rp4.104.000 setelah dipotong pajak Rp216.000. Sedangkan Jokowi menerima Rp5.130.000 setelah dipotong pajak Rp270.000.

Alhasil, take home pay yang diterima Ahok sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta adalah Rp6.914.100 dan Jokowi menerima gaji sebesar Rp8.578.500.
(ded)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Motif Bunuh Diri Kades dan Keluarga Mulai Terkuak