Pastika Nilai Perang Baliho Pilgub Bali Masih Wajar

Sabtu, 02 Maret 2013 23:00 wib | Rohmat - Okezone

Gubernur Bali, I Made Mangku Pastika (foto: Rohmat/ Okezone) Gubernur Bali, I Made Mangku Pastika (foto: Rohmat/ Okezone) DENPASAR - Gubernur Bali Made Mangku Pastika menilai keberadaan baliho dan atribut dukungan untuk pasangan bakal calon gubernur, masih wajar belum sampai pada tingkat yang mengkhawatirkan.

Sikap Pastika ini berbeda dengan pandangan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Provinsi Bali yang menilai justru perang baliho dan alat peraga lainnya hingga aksi klaim dukungan, sudah pada tahap mengkhawatirkan dan berpotensi memicu kerawanan.

Menanggapi surat himbauan Panwaslu Bali kepada gubernur, wali kota dan bupati agar mengambil langkah-langkah pencegahan dan penertiban alat peraga seperti baliho dukungan bakal cagub, Pastika mendukung hal itu.

"Saya kira bagus imbauan itu. dalam beberapa kali kesempatan sering saya sampaikan bahwa di atas segalanya adalah Bali," tegas Pastika di Denpasar, Sabtu (2/3/2013).

Dia melanjutkan, siapapun dalam kegiatan apapun termasuk hajatan politik, yang harus dipegang adalah kepentingan Bali. Mengingat, Pulau Bali hampir setiap minggu, bulan dan tahun selalu menjadi tempat kegiatan berskala nasional dan internasional.

"Saya katakan segala-galanya demi kepentingan Bali adalah dalam hal menjaga keamanan dan kondusivitas. Jika ada hal-hal yang bisa membuat terjadinya konflik atau kerawanan lainnya, itu saya kira kurang baik," tuturnya.

Disinggung soal maraknya baliho atau sepanduk sebagai ekspresi kader simpatisan kepada bakal calon gubernur yang akan bertarung dalam pemilihan gubernur pada 15 Mei 2013, Pastika menilai masih wajar. "Masih wajar-wajar saja, tetapi harus diikuti aturan yang ada," imbuhnya.

Dia melanjutan, bila kemudian adanya pemasangan berbagai macam baliho dukungan cagub kemudian oleh pemerintah daerah sebagai pihak pembuat aturan diangap melanggar, dirinya selaku bakal calon gubernur 2013 yang diusung Koalisi Bali Mandara,  menyatakan siap melaksanakan.

Menanggapi maraknya baliho dukungan terhadapnya yang di kawasan pusat pemerintahan seperti di Renon, kata dia sepenuhnya diserahkan pihak berwenang. "Itu ya tergantunglah, kan di bawah DKP (Dinas Kebersihan dan Pertamanan) Kota Denpasar, kami siap saja, apa yang menjadi aturannya," tutup Pastika. (ris)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »