Ditanya Aliran Dana Hambalang ke Ibas, BPK Bungkam

|

Edhie Baskoro Yudhoyono (Foto: Okezone)

Ditanya Aliran Dana Hambalang ke Ibas, BPK Bungkam

JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) disebut Anas menerima sejumlah uang proyek pembangunan sport centre Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

 

Kendati Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sedang menelusuri dugaan penerimaan aliran dana Hambalang ke sejumlah anggota DPR, namun BPK belum mau menyebutkan apakah memang Ibas menerima dana tersebut atau tidak.

 

"Saya tidak dalam posisi melihat penelusuran orang per orang, tapi menyangkut mengenai siapa pelaksana dari pemenang tender," kata salah satu anggota BPK, Ali Masykur Musa di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Senin (4/3/2013).

 

Ali menjelaskan, pihaknya sampai saat ini hanya memiliki data terkait dengan keterlibatan kontraktor dan sub-kontraktor dalam proyek tersebut. "Dalam hal ini KSO Adhi Karya dan yang kedua siapa yang menjalankan di subkon-nya. Nah subkon dan sebagainya itu yang harus kita juga lakukan pemeriksaan," tegasnya.

 

Sebelumnya diberitakan, tudingan bahwa Ibas menerima uang dari PT Anugrah Nusantara, milik mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin, kian menguat.

 

Berdasarkan dokumen perusahaan milik Nazaruddin yang beredar di kalangan wartawan, dari data keuangan milik Yulianis yang merupakan direktur Keuangan PT Anugrah itu tercatat Ibas menerima uang sebesar USD900 ribu atau senilai Rp8 miliar lebih, yang dibagi dalam empat tahapan.

 

Pertama, pada tanggal 29 April 2010, Ibas menerima uang dua kali. Pertama sebesar USD500 ribu, lalu yang kedua USD100 ribu. Kemudian pada tanggal 30 April 2010, Ibas kembali menerima dua kali uang dari PT Anugrah Nusantara sebesar USD200 ribu dan USD100 ribu.

 

Namun, Ibas membantah semua tudingan tersebut. Kata Ibas, dirinya menjamin seribu persen tidak menerima dana haram Hambalang.

(sus)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    UGM Pilih Rektor Baru 15 November