Paus Fransiskus Pilih Cincin yang Tidak Berwarna Emas

|

Foto : Paus Fransiskus I (EITB)

Paus Fransiskus Pilih Cincin yang Tidak Berwarna Emas

ROMA - Menjelang inagurasi pelatikannya, Paus Fransikus memilih cincin perak barunya yang dilapisi emas. Cincin itu jelas berbeda dengan milik Paus Emeritus Benediktus XVI.

Vatikan telah merilis lambang kepausan Fransiskus yang baru. Paus Fransiskus memilih lambang yang sama, seperti yang digunakan olehnya saat menjadi Uskup Agung Buenos Aires dan memilih cincin emasnya yang terlihat cukup sederhana.

Cincin itu sering disebut dengan nama cincin nelayan yang berwarna emas. Namun pada dasarnya, warna emas di cincin itu hanyalah lapisan, karena warna cincin itu adalah perak. Setiap paus akan diberikan cincin tersebut, namun cincin itu akan dihancurkan saat masa kepausannya berakhir.

Menurut juru bicara Vatikan Federico Lombardi, cincin itu merupakan satu di antara beberapa cincin baru yang ditawarkan ke Paus Fransiskus. Cincin itu dibuat pada dekade 1960, oleh seorang pengrajin emas asal Italia, Enrico Manfrini.

Cincin itu sempat ditawarkan ke Paus Paulus VI lewat sekretaris pribadinya,  Uskup Agung Pasquale Macchi. Namun Lombardi sendiri tidak mengetahui, apakah Paus Paulus VI benar-benar pernah memakai cincin tersebut.  Demikian, seperti diberitakan Associated Press, Selasa (19/3/2013).

Lambang baru kepausan Fransiskus I adalah perisai biru yang bergambar bintang, anggur, dan monogram kristus di tengah. Ketiga simbol itu melambangkan Yesus Kristus, Bunda Maria dan Santo Yoseph. Monogram Kristus itu melambangkan, Ordo Jesuit yang tak lain adalah ordo Paus Fransiskus.

Paus Fransiskus juga memilih moto baru dengan menggunakan bahasa Latin. Moto yang diusung Paus Fransiskus adalah, "Miserando atque eligendo," (Karena dia melihatnya lewat mata pengampun, dan dia akan memilihnya). Paus Fransiskus memang selalu menekankan pentingnya sebuah pengampunan, oleh karena itulah paus memilih moto tersebut.

Dalam penjelasan tertulisnya mengenai lambang, moto dan cincin, Vatikan mengatakan bahwa ketiga aspek itu melambangkan masa lalu Paus Fransiskus. "Pada usianya yang ke-17, dia merasakan kehadiran cinta Tuhan yang sangat spesial, dan dia memutuskan untuk masuk ke Ordo Jesuit.

Inagurasi Paus yang dilakukan pada hari ini waktu setempat akan dihadiri oleh 31 kepala negara, enam raja, dan sejumlah kepala pemerintahan seperti halnya Kanselir Jerman Angela Merkel. Wakil Presiden Amerika Serikat Joe Biden juga akan hadir merepresentasikan AS.

(AUL)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Ahok Tak Segan Pecat PNS Nakal