Astaga, Buku Pelajaran Siswa Baru 30% Ditulis

Ilustrasi. (Foto: Reuters)

Astaga, Buku Pelajaran Siswa Baru 30% Ditulis
JAKARTA - Indonesia Corruption Watch (ICW) mengungkapkan jika buku pelajaran untuk siswa yang akan dipakai pada Kurikulum 2013 mendatang baru rampung 30%. Astaga!

Hal tersebut terungkap saat ICW melakukan pertemuan dengan Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas yang meminta KPK memantau pengelolaan anggaran Kurikulum 2013, di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Kamis (21/3/2013).

"Penulisan buku baru 30 persen. Sedangkan buku-buku tersebut harus sudah selesai dan didistribusikan ke setiap sekolah pada Juli 2013," kata Peneliti Monitoring Pelayanan Publik ICW Siti Juliantari Rachman.

Siti mengungkapkan, bahkan pada pertengahan Maret ini pemerintah masih sempat-sempatnya mengganti para penulis buku untuk Kurikulum 2013.

Sementara itu Praktisi Pendidikan Romo Benny Susetya menambahkan, jangka waktu tiga bulan untuk proses finalisasi penulisan dan pengadaan buku sangatlah minim. Serta, prosesnya harus terus dipantau.

"Permintaan pemantauan anggaran Kurikulum 2013 kepada KPK yaitu bentuk partisipasi dan pengawasan masyarakat terhadap anggaran pemerintah yang digunakan pada Kurikulum 2013 untuk mencegah praktek korupsi," kata Juru Bicara KPK Johan Budi.

Menurut Johan, masyarakat mempunyai hak dan tanggung jawab dalam upaya pencegahan dan pemeberantasan tindak pidana korupsi. (ade)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Video Mesum Resahkan Warga Prabumulih