Mayoritas Anggota Peradi Tolak Revisi UU Advokat

Senin, 25 Maret 2013 18:55 wib | Tegar Arief Fadly - Okezone

JAKARTA- Usai menggelar Rapat Dengar Pendapat dengan Badan Legislasi DPR RI terkait revisi Undang-Undang Advokat, sejumlah organisasi advokat yang tergabung dalam Persatuan Advokat Seluruh Indonesia (Peradi) menolak Revisi UU Advokat yang tengah digodok tersebut.
 
“Tadi sudah kami sampaikan masukan tertulis dari Peradi kepada Baleg, tentang apa-apa yang seharusnya dimasukkan ke dalam UU Advokat,” ujar Otto Hasibuan, di Jakarta, Senin (25/3/2013)
 
Organisasi advokat yang menolak draft Revisi UU Advokat, yakni Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN), Asosiasi Advokat Indonesia (AAI), Serikat Pengacara Indonesia (SPI), Asosiasi Konsultan Hukum Indonesia (AKHI),  Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal (HKHPM). Sementara itu, pendukung revisi UU Advokat hanya Asosiasi Pengacara Syariah Indonesia (APSI).
 
Menurut Otto, draft Revisi Undang-Undang Advokat tidak memperhatikan kepentingan para pencari keadilan. Bagi Otto, pencari keadilan yang selama ini mengandalkan pengacara untuk meminta bantuan hukum menjadi prioritas.

"Jangan pencari keadilan menjadi korban," tegasnya. (ugo)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »