Komnas HAM Selidiki Kasus 4 Tahanan Tewas di LP Cebongan

|

LP Cebongan, Sleman (Foto: Prabowo/Okezone)

Komnas HAM Selidiki Kasus 4 Tahanan Tewas di LP Cebongan

SLEMAN - Komnas HAM menilai penembakan brutal yang menewaskan empat tahanan di Lembaga Permasyarakatan (LP) Kelas IIB, Cebongan, Sleman, DIY, merupakan pelanggaran HAM serius.

Ketua Komnas HAM, Siti Nurlaila, mengatakan, pihaknya akan melakukan penyelidikan selama tiga hari ke depan untuk mengumpulkan data dan informasi mengenai peristiwa tersebut. Penggalian data dilakukan dari beberapa pihak yang ada kaitannya dengan kejadian itu.

"Semua yang ada keterlibatannya akan kami runut," kata Siti di LP Cebongan, Selasa (26/3/2013) siang.

Setelah penyelidikan di lapas, pihaknya juga akan menyelidiki pemindahan empat tahanan yang tewas tersebut dari Polda DIY ke LP Cebongan.

"Selain itu, kami juga akan mendatangi keluarga korban, baik yang di lapas maupun korban TNI (Sertu Santoso)," ujarnya. 

Pihaknya yakin pelanggran HAM serius di Lembaga Negara itu akan terkuak. "Lembaga yang seharusnya memberikan rasa aman, apalagi peristiwa pembunuhan ini di luar putusan pengadilan," ujarnya.

Komisioner Komnas HAM yang datang ke LP Cebongan, yakni Ketua Komnas Ham, Siti Nurlaila; Koordinator Biro, Penegakan Ham, Sriyana; Penyelidik, Mimin; dan Arif Setyabudi.

Diberitakan sebelumnya, empat tahanan yang menjadi korban bernama, Hendrik Angel Sahetapi alias Deki (31), Yohanes Juan Manbait (38), Gameliel Yermianto Rohi Riwu alias Adi (29), dan Adrianus Candra Galaja alias Dedi (33). Keempatnya merupakan tersangka penganiayaan hingga menewaskan anggota TNI AD, Sersan Satu Santoso, di Hugo's Kafe.

(tbn)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Pecandu Narkoba Tak Perlu Takut Melapor