50 Orang Tewas Akibat Konflik Pilkada

|

50 Orang Tewas Akibat Konflik Pilkada
JAKARTA- Hasil pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara langsung kerap berujung konflik. Kementrian Dalam Negeri melansir ada lebih dari 50 orang tewas dalam konflik sejak kepala daerah dipilih secara langsung oleh masyarakat.

“Kita perlu mengambil hikmah dari peristiwa ini. Setelah saya hitung sudah lebih dari 50 orang yang meninggal akibat pilkada langsung ini di seluruh Indonesia," kata Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi di Istana Negara, Jakarta, Senin (1/4/2013).

Hikmah yang diambil, menurutnya yakni, harus ada pendidikan politik yang baik dan tanggung jawab partai politik, tim sukses, Komisi Pemilihan Umum dan Pemerintah Daerah untuk mencegah konflik Pilkada terus berulang.

"Supaya demokrasi ini mekar dan jangan menimbulkan masalah seperti ini,” ugnkapnya.

Konflik Pilkada terakhir terjadi di Kota Palopo, Sulawesi Selatan. Gamawan mengaku sudah berkoordinasi dengan Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo, untuk mengambil langkah-langkah  paska kerusuhan tersebut.

“Saya sejak kemarin berkomunikasi dengan gubernur Sulawesi Selatan untuk mengambil langkah-langkah pengamanan segera dari kerusuhan itu dan sampai tadi pagi, sampai siang ini kita monitor terus,” ujarnya.

Saat ini, Kemendagri juga sedang melakukan rapat dan menginventarisir kerugian negara yang disebabkan kerusuhan di Palopo, kemarin. Karena beberapa bangunan milik pemerintah hangus dibakar massa.

“Dirjen Kesbangpol saya sekarang di sana rapat koordinasi dengan pimpinan daerah untuk mengambil langkah-langkah ke depan untuk menginventarisasi kerugian, kehilangan arsip dan sebagainya,” pungkas Gamawan. (teb)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Menteri Jokowi-JK Tak Boleh Gelar Seremoni