Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ketua Adat Desak Pemerintah Selesaikan Konflik Tambang Emas Liar

Irwansyah Putra Nasution , Jurnalis-Selasa, 02 April 2013 |23:15 WIB
Ketua Adat Desak Pemerintah Selesaikan Konflik Tambang Emas Liar
Ilustrasi tambang emas (Foto: Dok Okezone)
A
A
A

MEDAN - Tokoh adat Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Sumatera Utara, mendesak pemerintah segera menyelesaikan konflik antara penambang liar emas dengan PT Sorikmas Mining, sebelum menelan korban jiwa.

"Saya minta pemerintah menyelesaikan permasalahan itu agar tidak berlarut-larut. Sebab, di kemudian hari bisa menimbulkan korban jiwa kalau tidak sikapi secepatnya," ungkap Ketua Adat Madina, Mangaraja Soaloon Nasution, Selasa (2/4/2013).

Saat ditanya tindakan petugas polisi terhadap warga Naga Juang yang bertikai, Mangaraja menyerahkan kasus tersebut kepada penegak hukum.

"Kalau itu biar diurus polisi sesuai jalur hukum yang berlaku,” sebutnya.

Menurutnya, konflik antara masyarakat dengan PT Sorikmas Mining dipicu karena banyaknya penadah hasil penambangan liar warga.

"Saya melihat warga diadu dengan pihak PT SM dan aparat oleh penadah emas itu," tuturnya.

Dia berharap, pemerintah memfasilitasi perundingan antara pihak yang bertikai agar menemukan titik temu. "Harus duduk bersama untuk menyelesaikan ini, saya tidak ada kepentingan di sini," tambahnya.


Selain itu, Mangaraja juga menyayangkan lemahnya pengawasan penggunaan merkuri (air raksa) dan sianida oleh para penambang emas liar yang disinyalir tidak terkontrol. Air sisa pengolahan emas dibuang ke saluran irigasi yang mengalir ke kolam, sawah, dan sungai.

"Bahaya zat kimia yang digunakan tidak dirasakan sekarang, tapi jangka panjang, tapi masyarakat tidak memikirkan itu, malah memikirkan finansial semata," ungkapnya.

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement