Polda Bali Periksa Polisi Penilang Bule Belanda

Video polisi minta uang damai di Bali (Dok: Youtube)

Polda Bali Periksa Polisi Penilang Bule Belanda
DENPASAR - Pasca-pengunggahan video polisi yang menerima uang damai dari turis asal Belanda di situs Youtube, Polda Bali bergerak cepat dengan memeriksa pelaku.

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Hariadi, mengaku menyesalkan aksi “86” anggotanya itu. Awalnya, sang polisi menilang turis tersebut karena tak bisa menunjukkan surat kendaraan lengkap.

“Kami menyesalkan kejadian itu jika benar dilakukan anggota kami,” ucap Hariadi saat dihubungi wartawan, Kamis (4/4/2013)

Dia menegaskan, atas aksi tak terpuji tersebut institusinya akan memberikan sanksi tegas sesuai ketentuan berlaku.

“Bila yang bersangkutan benar mengakui perbuatannya, tentu akan diberi sanksi tegas,” tukas Hariadi.

Hanya saja, saat didesak sanski apa yang akan dijatuhkan, Hariadi enggan merinci lebih jauh. Dia hanya mempersilakan semua pihak memantau pemeriksaan terhadap anggota polantas nakal itu.

Hariadi menambahkan, polisi berpangkat Bripka itu telah diperiksa oleh Propam Polda Bali. “Polisi bersikap tegas terhadap hal itu. Proses pemeriksaan sedang berlangsung hari ini. Kita tunggu saja hasilnya,” pungkasnya.

Seperti diketahui, video penilangan oleh polantas diunggah ke Youtube. Polisi melancarkan aksinya dengan modus meminta sejumlah uang damai atas pelanggaran lalu lintas. Tidak hanya menilang, polisi itu bahkan mentraktir turis bernama Van Der Spek itu menggunakan uang hasil tilang.

Video diunggah ke situs Youtube pada 1 April 2013 dengan judul "Polisi Korupsi di Bali/Corruption Police in Bali”.
(ton)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Umumkan Kabinet, Jokowi: Kalau Gak di Pluit Ya Tanah Abang