MAKASSAR - Seorang wartawan televisi diserang dan dipanah oleh sekelompok anggota geng motor, pada Jumat (5/4/2013) malam. Korban Harun Rasyid, saat itu hendak liputan bentrok warga di jalan Dangko, Makassar, Sulawesi Selatan.
Dia menjadi sasaran ketapel panah oleh sekelompok anggota geng motor yang berkonvoi di Jalan Veteran, Makassar. Korban mengalami luka di bahu kiri dengan kondisi anak ketapel panah yang masih tertancap.
Korban akhirnya membatalkan untuk menuju tempat kejadian bentrokan warga dan akhirnya langsung ke rumah sakit Polri Bhayangkara Makassar.
Beruntung anak panah yang tertancap di bahunya tidak dalam. Sehingga, korban hanya dibedah ringan untuk mencabut anak panah tersebut.
Peristiwa itu berawal saat korban, yang berboncengan dengan rekannya ingin mendahului konvoi anggota geng motor. Salah satu anggota geng motor korban adalah wartawan. Anggota geng motor lainnya kemudian mengejar.
Korban baru sadar saat dipanah setelah memeriksa dan melihat bahunya telah tertancap sebatang anak panah. Diduga kuat kawanan anggota geng motor tak senang akan peliputan wartawan saat dirinya mekakukan aksi balap liar dan tawuran sesama geng motor.
(Tri Kurniawan)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.