Waspadai Penipuan Berkedok Lowongan Kerja

Ilustrasi (Foto: dok Okezone)

 Waspadai Penipuan Berkedok Lowongan Kerja
PONTIANAK- Banyak cara yang dilakukan para penipu untuk mendapatkan uang haram. Salah satunya melalui lowongan kerja yang disebar melalui pesan singkat.

Leni (26) seorang karyawan swasta di Pontianak mengaku pernah menerima pesan pendek (SMS) dari nomor +6285219308822 yang menawarkan lowongan kerja di PT Pertamina. " Kira-kira saya dapatkan sms tersebut sekitar Februari, Saya enggak gubris sms tersebut, karena sebelumnya saya sudah kirim lamaran ke Pertamina Regional Kalbar, jadi belum sempat buka, emailnya," ungkapnya kepada Okezone, Minggu (7/4/2013).

Hal senada juga diungkapkan, Dinda (26) warga Komyos Sudarso Jalur satu yang mengaku pernah mendapatkan sms lowongan pekerjaan. SMS tersebut, berisikan, "PT FREEPORT INDONESIA menerima karyawan L/P lulusan S1, S2, D3, D4 kirim daftar riwayat hidup, no hp, pas fhoto 4x6 kirim via email: FREEPORT@asia.com".  " Smsnya seperti itu, saya catat emailnya, siapa tahu saya butuh, tapi sampai sekarang tidak saya buka lagi sms-nya, hanya dilihat saja satu kali," katanya.

Sementara itu, Junior Sales Executive Retail VII Pertamina Wilayah Kalbar Fakhri Rizal Hasibuan memastikan, pemanggilan lamaran Pekerjaan PT Pertamina tidak diinformasikan melalui telepon tetapi SMS. "Memang beberapa waktu lalu, ada yang melapor dan lowongan pekerjaan melalui SMS, dan itu tidak benar, Pertamina tidak pernah membuka lowongan pekerjaan melalui sms, jadi sms itu adalah penipuan, dan masyarakat jangan mudah tertipu," terangnya.

Kata Dia, rekrutmen calon karyawan PT Pertamina dilakukan melalui website resmi PT Pertamina pusat. “Proses pendaftaran dan penerimaan tidak dikenakan biaya dalam bentuk apapun. Kalau untuk Pusat penerimaanya melalui Website resmi kami, di dalamnya akan tertera persyaratan dan lainya sebagainya, dan untuk The Integrated Carees kami biasanya melakukannya di Universitas atau perguruan tinggi, sedangkan untuk Pertamina Regional, kami lakukan melalui pengumuman di melalui media lokal, dan gratis," jelasnya.

Dia berharap, masyarakat dapat jeli dan tetap waspada terkait penipuan lowongan pekerjaan yang saat ini marak.

Terkait hal itu, Humas Polda Kalbar AKBP Mukson Munandar mengimbau masyarakat harus lebih waspada terhadap pesan singkat yang dilakukan pihak tidak bertanggungjawab dengan mengimingi lowongan pekerjaan ataupun pemberitahuan yang tidak jelas.

"Semua SMS yang diterima dan tidak jelas, harus diselidiki kebenarannya jangan dilayani, dan jangan mudah tertipu, terutama mengenai lowongan pekerjaan, atau informasi lainya, yang ujung-ujungnya meminta biaya, masyarakat harus mengecek ke kantor perusahan perwakilan yang ada, sehingga bisa mengetahui kebenaran dari sms tersebut " imbaunya. (ugo)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Polri Sodorkan Empat Calon Ajudan ke Jokowi