Solar Langka, Usaha Penggilingan Padi Terancam Gulung Tikar

|

Ilustrasi

Solar Langka, Usaha Penggilingan Padi Terancam Gulung Tikar

KARANGANYAR - Kelangkaan solar membuat sejumlah usaha penggilingan padi di Karanganyar, Jawa Tengah, terancam bangkrut. Mesin berhenti beroperasi, sementara berton-ton gabah harus diolah menjadi beras.

Tidak banyak yang bisa dilakukan oleh Suradi, warga Desa Jati, Kecamatan Jaten. Selama bahan bakar solar masih langka, Suradi yang sehari-harinya bekerja di pabrik penggilingan padi, hanya bisa melakukan aktivitas penjemuran gabah saja.

Mesin penggiling di tempatnya bekerja, teronggok begitu saja. Kadang-kadang benda itu dibersihkannya, agar siap digunakan bila bahan bakar solar sudah tidak lagi langka. “Kalau solarnya sudah ada kan bisa langsung kerja, menggiling,” ujarnya di lokasi, Senin (8/4/2013).

Dia menambahkan, sudah dua minggu ini, mesin penggiling berhenti beroperasi. Pihaknya sudah berupaya mencari ke sejumlah SPBU, namun hasilnya nihil. Alhasil, tumpukan karung gabah menggunung.

“Sejak kurang lebih ya dua minggu. Sekarang ini belum cari lagi (solar), antrenya enggak dapat, karena enggak tentu datangnya (solar) itu lho,” keluhnya.

Dia pun mengaku khawatir. Bila kondisi kelangkaan solar tidak segera teratasi, maka tempatnya bekerja terancam gulung tikar. Tidak hanya itu, gabah juga akan rusak, karena terlalu lama disimpan, yang tentunya dapat mempengaruhi stok bahan pangan.

Suradi dan kawan-kawannya berharap, solar akan kembali mudah diperoleh. Sebab kelangkaan tersebut membuatnya menganggur, dan kehilangan pendapatan untuk hidup sehari-hari. “Satu minggu berhenti beroperasi, uang jutaan rupiah yang harusnya didapat dari usaha pun melayang,” pungkasnya.

(ris)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Bawa Senjata Mainan, Bocah Ditembak Polisi