Tim Pembela Muslim Siapkan Pengacara Bela 11 Anggota Kopassus

|

LP Cebongan, Sleman (Foto: Prabowo/Okezone)

Tim Pembela Muslim Siapkan Pengacara Bela 11 Anggota Kopassus
SOLO - Tim Pembela Muslim (TPM) menyiapkan pengacara untuk membela 11 anggota Kopassus Grup 2 Kandang Menjangan, Sukoharjo, Jawa Tengah, yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyerangan Lapas Kelas IIB, Cebongan, Sleman, DIY.

Kendati peradilan dilakukan di Pengadilan Militer, namun pendampingan hukum dari pengacara independen masih mungkin dilakukan.

“Seharusnya Mabes TNI membuka hak tersangka untuk mendapatkan pendampingan dari pengacara independen. Kami siap bergabung dengan 12 pengacara militer yang telah ditunjuk Mabes TNI,” kata Ketua TPM, Mahendradatta di Solo, Rabu (10/4/2013).

Dia menambahkan, keterlibatan pengacara independen diperlukan. Sebab, pengacara sipil sudah biasa menangani kasus yang saat ini tengah dihadapi 11 anggota Kopassus itu.

Selain itu, tambah Mahendra, pengacara dari kalangan sipil juga akan lebih memahami kondisi emosional para tersangka.

“11 tersangka tersebut tidak semuanya mengetahui akan terjadi pembunuhan, ada yang perannya hanya membantu. Memang betul mereka salah, tetapi tempatkan kesalahan itu di porsinya masing-masing. Kondisi emosional pelaku harus diperhitungkan, harus juga dilihat tindak tanduk korban,” jelasnya.

Menurut Mahendra, apa yang dilakukan anggota Kopassus itu kemungkinan dipicu aksi premanisme.

Disinggung desakan Komnas HAM agar kasus ini dibawa ke pengadilan umum , Mahendra menolaknya. Sebab pelaku adalah anggota militer aktif. Dia juga Komnas HAM untuk menghormati Pengadilan Militer.

“Pengadilan militer lebih berat dibanding pengadilan umum. Seharusnya, Komnas HAM lebih fair dalam melihat kasus ini. Apalagi setiap negara wajib menghormati tentaranya,” pungkasnya.
(kem)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    BJ Habibie Dirawat di RSPAD Gatot Subroto