Mau Jadi Ketua RW Harus Bayar Rp5 Juta

ilustrasi

Mau Jadi Ketua RW Harus Bayar Rp5 Juta
JAKARTA - Ingin menjadi ketua Rukun Warga (RW) di Jakarta bukan perkara gampang. Sang calon ketua RW setidaknya harus mengeluarkan kocek sebesar Rp5 juta bila ingin terpilih.

Hal itu terjadi dalam pemilihan ketua RW 01, Kelurahan Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat. Dalam selebaran pengumuman yang ditempel di tiang listrik wilayah RW 01, Kembangan, terdapat 11 persyaratan untuk maju menjadi calon orang nomor satu di RW. Salah satu syaratnya adalah membayar formulir Rp5 juta.

Ketua RW 01 yang saat ini menjabat, Yaman, tak membantah adanya syarat membayar Rp5juta. Menurutnya, uang sebesar itu untuk pemilihan.

"Biaya itu untuk pemilihan nanti, seperti buat konsumsi, pasang tenda, dan sewa alat pengeras suara," kata Yaman kepada wartawan, Kamis (11/4/2013).

Dia mengakui, syarat membayar Rp5 juta masih menimbulkan pertentangan. Ketua RT 06 dan Ketua RT 01 menilai biaya itu terlalu mahal. "Mereka mengusulkan untuk biaya pendaftaran calon Ketua RW Rp3,5 juta," lanjutnya.

Sementara itu, ketua panitia pemilihan Ketua RW, Sahruji berkilah bahwa uang Rp5 juta, bukanlah biaya yang harus dikeluarkan para Calon Ketua RW. "Biaya itu harus ditanggung bersama oleh para calon Ketua RW," terangnya.

Kata dia, ada kesalahan ketik ketika mencantumkan syarat di poin sembilan tersebut tanpa ada penjelasan lebih lengkap. "Yang benar kayak gini, misalnya ada 10 orang calon ketua RW, maka seorang harus patungan Rp500 ribu," pungkasnya. (trk)
(ful)

foto & video lainnya

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Kisah Pilu PKL Semarang di Pesta Rakyat