Berikut Delapan Kandidat Penasihat KPK

Senin, 15 April 2013 17:24 wib | Mustholih - Okezone

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi segera punya penasihat baru. Ketua Panitia Seleksi Penasihat KPK, Imam Prasodjo, mengatakan pihaknya telah berhasil menjaring delapan kanditat yang bakal mengisi kursi Abdullah Hehamahua dan Said Zainal Abidin.
 
"Setelah dilakukan serangkaian tes, Panitia Seleksi mengumumkan delapan orang kandidat yang akan mengikuti proses wawancara dengan pimpinan KPK," kata dia dalam siaran pers di kantor KPK, Jakarta Selatan, Senin (15/4/2013).
 
Delapan kandidat ini lalu akan disaring oleh pimpinan KPK menjadi empat orang. Total kandidat yang mengikuti seleksi sebenarnya ada 18 orang. "Dan kami masih terus mengharapkan informasi dari segenap masyarakat yang terkait dengan info apapun yang berguna bagi pimpinan KPK," terang Imam.
 
Bagi masyarakat yang ingin memberi informasi soal calon penasihat KPK bisa mengirimkan surat elektronik ke panitia.penasihat@kpk.go.id  atau dengan surat dengan tulisan "Tanggapan terhadap calon Penasihat" di sudut kiri amplop dan dikim ke Panitia Seleksi Penasihat KPK 2013 d gedung Komisi Pemberantasan Korupsi Jl HR Rasuna Said kav C-1 Jakarta Selatan 12920.
 
Masyarakat juga bisa mengirim pesan singkat ke 087889396982. Informasi dari masyarakat ini akan ditunggu sampai 7 Mei 2013. "Delapan kandidat yang lolos akan kami umumkan berdasarkan abjad, dan bukan berasarkan ranking," terang Imam.
 
Berikut nama-nama Kandidat Penasihat KPK yang akan disaring Abraham Samad dan kawan-kawan:
 
1. Ahmad Ro'id (53) pekerjaan sebagai birokrat atau pajak dengan latar belakang pendidikan S2 Universitas Airlangga.
 
2 Arian Saptono (57) pekerjaan BUMN BNI- Kepatuhan dengan latar belakang pendidikan S2 Magister Kenotariatan Fakultas Hukum Universitas Indonesia.
 
3. Ermansyah Djaya (58) pekerjaan birokrat atau akademisi dengan latar belakang pendidikan S3 Hukum Pidana Korupsi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
 
4. Hadry Harahap (53), pekerjaan swasta-asuransi dengan latar belakang pendidikan S3 Ilmu Manajemen Universitas Negeri Jakarta.
 
5. Iskandar Lubis (58), pekerjaan TNI AL dengan latar belakang pendidikan S2 Universitas Hang Tuah Surabaya
 
6. Maman Setiaman Partaatmadja (61), pekerjaan birokrat atau auditor dengan latar balakang pendidikan S2 Akunting University of Miami, AS.
 
7. Mohammad Mu'tashim Billah (67), pekerjaan aktivis LSM dengan latar belakang pendidikan S3 Program Doktor Sosiologi Universitas Indonesia.
 
8. Suwarsono (55) pekerjaan Akademisi dengan latar belakang pendidikan S1 Manajemen Universitas Islam Indonesia.
(ful)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »