Gadis India Berusia 10 Tahun Diperkosa di Bus

|

Foto : IST

Gadis India Berusia 10 Tahun Diperkosa di Bus

NEW DELHI - Kasus pemerkosaan di bus lagi-lagi terjadi di India. Kali ini, korban adalah seorang gadis berusia 10 tahun. Peristiwa itu terjadi pada akhir pekan lalu di Sultanpuri.

Peristiwa itu terjadi pada malam Minggu di wilayah dekat New Delhi. Pelaku pemerkosaan adalah seorang sopir bus sewaan yang berusia 47 tahun bernama Rakesh Kausal. Saat ini, pelaku sudah ditangkap polisi. Demikian, seperti diberitakan Hindustan Times, Senin (15/4/2013).

Kepolisian mengatakan, pelaku membujuk korban untuk naik ke dalam bus yang diparkir di luar rumah pelaku. Saat itu, pelaku mengiming-imingi akan memberikan permen pada korban. Namun sesampainya di dalam bus, korban diperkosa.

Pelaku turut mengancam nyawa korban bila korban menceritakan peristiwa itu. Korban pun pulang ke rumahnya dan berdiam diri di malam hari.

Pada Minggu pagi, ibunda korban mulai curiga dengan sikap putrinya. Korban akhirnya menceritakan kronologis pemerkosaan yang menimpanya di Sabtu malam. Orangtua korban langsung mengadukan peristiwa ini ke pos polisi di Sultanpuri.

Korban pun langsung dilarikan ke Rumah Sakit Sanjay Gandhi Memorial untuk menjalani pemeriksaan medis. Lewat hasil pemeriksaan itu, korban resmi dinyatakan mengalami kekerasan seksual.

Kasus pemerkosaan lain juga terjadi dan menimpa seorang gadis berusia 10 tahun yang sedang dirawat di rumah sakit. Pelaku pemerkosaan itu adalah seorang petugas rumah sakit bernama Rajveer Singh.

Singh dilaporkan masuk ke kamar di mana korban menjalani perawatan. Saat Singh mencoba memerkosa korban, korban langsung memencet tombol alarm.

Aksi itu bukanlah aksi pertama yang dilakukan Singh. Selain hendak memerkosa bocah 10 tahun, Singh sempat mencoba memerkosa seorang perawat yang sedang tertidur di kursi. Namun pada saat itu, petugas rumah sakit menyaksikan tingkah laku Singh. Singh pun diamankan.

(AUL)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Setiap Hari, SAS Habisi Delapan Anggota ISIS