"Tujuan UN Sebenarnya Apa?"

|

Ilustrasi. (Foto: Heru Haryono/okezone)

JAKARTA - Ujian Nasional (UN) merupakan uji kompetensi yang menentukan lulus atau tidak lulusnya bagi setiap murid kelas XII SMA/Sederajat. Selain itu, juga menjadi tolak ukur, sejauh mana kemampuan setiap anak didiknya.

Siswa SMAN 4 jurusan IPS Fathurrahman memaparkan, seharusnya UN harus diperbaiki atau studi lapangan, dia mengambil kesimpulan bahwa UN dilaksanakan seperti halnya ujian sekolah tingkat nasional.

"Setuju enggak setuju sih kalau UN dihapuskan, mungkin kalau tidak setuju sebaiknya jika UN dipertahankan studi lapangan dulu. UN harus berkualitas, tujuan UN yang sebenarnya itu apa? Percuma juga kan kalau tiga tahun sekolah bersusah payah ketika UN selama empat hari tidak lulus. Lebih baik ujian sekolah menjadi ujian sekolah tingkat nasional," ujarnya kepada Okezone, Rabu (17/4/2013).

Fathurrahman pun juga menyetujui jika UN dihapus, sehingga sistem 20 paket bisa dikaji ulang. Dia bahkan mempertanyakan sistem soal UN yang memakai barcode.

"Kalau setujunya, mungkin harus diperbaiki sistemnya yang 20 paket soal, harus dikaji ulang. 20 paket soal cocok enggak pakai barcode? Jadi, hal ini tidak terulang lagi, UN juga bisa menimbulkan kecurangan yaitu bocoran kunci jawaban," imbuhnya.

Senada dengan Fathurrahman, siswi SMAN 4 jurusan IPA Swasthi memaparkan, jikalau UN dihapus maka harus ada kualifikasi kelulusannya. Jangan nanti mentang-mentang dihapus, murid jadi tidak ada standar kelulusan.

"Kalau UN dihapuskan lebih meringankan lagi, para murid tidak beban lagi. Walaupun UN dihapuskan, para siswa harus tetap dikualifikasi. Karena dari sekolah, gurulah yang mendidik muridnya supaya bisa bersaing di perguruan tinggi," ucapnya kepada Okezone.

(ade)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Mensos: Toleransi Harus Digaungkan!