Pasukan Berkuda TNI Akan Usung 29 Bendera Peserta KAA

|

Foto : Dok Okezone

Pasukan Berkuda TNI Akan Usung 29 Bendera Peserta KAA

BANDUNG- Museum Konferensi Asia Afrika (KAA) kembali akan menggelar hajatan akbar peringatan KAA yang ke-58 mulai Kamis 18 April hingga Rabu 24 April 2013.

Berbeda dengan peringatan KAA tahun lalu, kali ini Museum KAA menggandeng TNI. Hampir 400 personel TNI dari Kavaleri dan Scapa AD akan ikut memeriahkan peringatan Konferensi Asia-Afrika yang ke-58.

Kepala Museum KAA Thomas Ardian Siregar menjelaskan, pihaknya menggandeng SCAPA AD dan Kodam III/Siliwangi. Bahkan, akan ada aksi parade berkuda yang disuguhkan Kavaleri di Jalan Asia-Afrika, Bandung, 21 April mendatang.

"Tahun ini kita gandeng sebanyak mungkin komponen masyayarakat. Tahun lalu enggak ada TNI, tahun ini TNI positif akan ikut memeriahkan peringatan KAA," kata Thomas, dalam Konferensi Pers peringatan KAA ke-58 di Museum KAA, Bandung, Selasa (16/4/2013).

Ia menggambarkan, TNI dari Kesatuan Kavaleri (pasukan berkuda) akan mengusung 29 bendera milik negara peserta KAA tahun 1955.

"Kavaleri akan parade, lalu dari Kodam III Siliwangi akan senam Koloni Senjata, beladiri TNI, dan lain-lain," bebernya.

Peringatan 58 tahun kali ini bertema "Celebrating Together in Peace" yang menaungi rangkaian acara publik selama sepekan di sekitar Kompleks Museum KAA-Gedung Merdeka, Jalan Asia-Afrika, Bandung.

Acara dibuka pukul 08.00 WIB Kamis 18 April dengan prosesi pengibaran 106 Bendera Negara di Asia-Afrika dan Bendera Perserikatan Bangs Bangsa (PBB). Di hari yang sama, Museum Umenosato Noh-Mask Jepang akan menyerahkan koleksi Topeng Jepang kepada Museum KAA.

Jumat 19 April Pukul 08.00 WIB, digelar dialog bertajuk "Bersama Para Saksi Sejarah dan Keluarga Besar Tokoh KAA 1955 serta Komunitas Sahabat Museum KAA" dengan pembicara Dr Teuku Reza Syah di Ruang Utama Gedung Merdeka.

Acara peringatan juga digelar di Jalan Cikapundung Timur, Jalan Braga, dan sekitarnya. Selain itu, banyak acara lainnya yang menarik.

(AUL)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Politikus Veteran Tunisia Klaim Menangi Pilpres