Ini Mekanisme Pergantian Komisioner KPU

Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

Ini Mekanisme Pergantian Komisioner KPU
JAKARTA - Desakan mundurnya komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) dirasa mungkin. Pasalnya, tidak sulit untuk mengganti komisioner KPU.

Menurut Direktur Sinergi Masyarakat (SIGMA) Said Salahudin, ada proses untuk pergantian antar waktu (PAW), karena dalam pemilihan dulu ada dua kali dari jumlah kebutuhan.

"Jadi ada tujuh anggota KPU dan tujuh cadangan. Itu masih bisa diproses, karena sudah tidak bisa lagi kita pertahankan yang hari ini, kita tahu jika KPU sudah gagal," tegas Said kepada wartawan, di Kantor KPU, Jakarta, Rabu (17/4/2013).

Said pun ragu, apakah rakyat Indonesia mau mempertaruhkan republik ini untuk 5 tahun ke depan? Sehingga, pilihan untuk mengganti komisioner KPU sudah sangat tepat.

Saat disinggung apa jaminannya jika komisioner sudah diganti? Said menjawab setidaknya sejak awal, bisa meminta kepada komisioner baru agar tidak mengulangi hal-hal yang sudah dilakukan sebelumnya.

"Sekarang ini mereka terpola melakukan hal yang sama berulang-ulang, seperti ketidaktelitian dan ketidakpastian hukum. Ini merupakan pelanggaran kode etik yang sudah mereka lakukan, tapi tidak mau berubah," paparnya.

"Mereka seolah penentu demokrasi dan yang paling berhak menentukan kebijakan. Padahal, suara-suara publik kerap diabaikan," pungkasnya. (put)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Video Siswi SMP Bercumbu di Hutan Beredar Luas