Ini Mekanisme Pergantian Komisioner KPU

Rabu, 17 April 2013 17:41 wib | Fiddy Anggriawan - Okezone

Ini Mekanisme Pergantian Komisioner KPU Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone) JAKARTA - Desakan mundurnya komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) dirasa mungkin. Pasalnya, tidak sulit untuk mengganti komisioner KPU.

Menurut Direktur Sinergi Masyarakat (SIGMA) Said Salahudin, ada proses untuk pergantian antar waktu (PAW), karena dalam pemilihan dulu ada dua kali dari jumlah kebutuhan.

"Jadi ada tujuh anggota KPU dan tujuh cadangan. Itu masih bisa diproses, karena sudah tidak bisa lagi kita pertahankan yang hari ini, kita tahu jika KPU sudah gagal," tegas Said kepada wartawan, di Kantor KPU, Jakarta, Rabu (17/4/2013).

Said pun ragu, apakah rakyat Indonesia mau mempertaruhkan republik ini untuk 5 tahun ke depan? Sehingga, pilihan untuk mengganti komisioner KPU sudah sangat tepat.

Saat disinggung apa jaminannya jika komisioner sudah diganti? Said menjawab setidaknya sejak awal, bisa meminta kepada komisioner baru agar tidak mengulangi hal-hal yang sudah dilakukan sebelumnya.

"Sekarang ini mereka terpola melakukan hal yang sama berulang-ulang, seperti ketidaktelitian dan ketidakpastian hukum. Ini merupakan pelanggaran kode etik yang sudah mereka lakukan, tapi tidak mau berubah," paparnya.

"Mereka seolah penentu demokrasi dan yang paling berhak menentukan kebijakan. Padahal, suara-suara publik kerap diabaikan," pungkasnya. (put)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »