Pengembangan Sistem Aplikasi IT Tak Hambat Tahapan Pemilu

Pengembangan Sistem Aplikasi IT Tak Hambat Tahapan Pemilu
JAKARTA - Komisioner KPU, Ferry Kurnia Rizkiyansyah, menjamin penggunaan sistem aplikasi teknologi informasi tidak akan membuat tahapan pemilu menjadi terlambat. Pasalnya, saat ini sistem aplikasi yang sudah diuji ke publik baru satu jenis sistem, dari jumlah keseluruhan empat sistem yang primer.
 
"Kami akan upayakan supaya tak membuat terlambat, alat-alat bantu ini diupayakan untuk mempermudah kerja," ujar Ferry di kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Kamis, (17/4/2013).
 
Kata Ferry, KPU telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp40 miliar untuk mengembangkan aplikasi teknologi informasi. Anggaran tersebut digunakan untuk membangun empat aplikasi berbasis internet, yaitu Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih), Sistem Informasi Calon (Silon), Sistem Informasi Penghitungan (Situng), dan Sistem Informasi Logistik (Silog).
 
"Banyak sistem aplikasi pendukung yang dibuat, namun yang terkait dengan tahapan dan program memang hanya Situng, Sidalih, Silon, Sidapil," kata Ferry.
 
Diriya menuturkan, uji publik baru akan dilakukan untuk Silog. Selanjutnya, KPU akan menguji Silon. Saat ini, KPU sedang menunggu Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi tuntas menggarap auditnya.
 
"Uji publik Silon harus dilakukan terlebih dahulu karena tahapannya memang demikian. Kami harap uji publik bisa dilakukan April atau Mei 2013," tuturnya.
 
Kendati demikian, untuk membangun aplikasi tersebut KPU telah melakukan kerja sama dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (Bakosurtanal), Lembaga Sandi Negara, dan Kementerian Komunikasi dan Informasi.
 
Untuk itu KPU akan melibatkan Bawaslu, mengingat banyaknya sistem informasi justru menjamin dengan harapan kejadian kasus logistik dan IT KPU di tahun 2004 dan 2009 tak terulang. "Badan Pengawas Pemilu akan kami libatkan mulai saat uji publik, mereka juga harus paham pengoperasiannya," pungkasnya.
(ful)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Pasca-Lengser, SBY Akan Sungkem ke Orangtua