PEKANBARU - Kondisi Randi, bocah berusia empat tahun warga Bengkalis, Riau, yang terkena peluru nyasar petugas Polda Riau, berangsur membaik. Pihak RS Bhayangkara Pekanbaru sudah memperbolehkan Randi pulang.
“Randi sudah bisa pulang,” kata Kepala RS Bhayangkara Pekanbaru, Kompol Agung Hadi Wijayanarko kepada Okezone, Kamis (18/4/2013).
Hasil observasi, jelas Agung, kondisi Randi sudah jauh membaik. Proyektil peluru tidak bersarang di tubuhnya, namun hanya lewat. Peluru mengenai pundak kiri dan tembus ke bagian pangkal lengan.
Meski demikian, pihak rumah sakit tetap melakukan operasi kecil untuk membersihkan luka bekas peluru di tubuh korban.
“Untuk biaya ditanggung oleh pihak Polda Riau,” sambung Agung.
Sementara itu, pelaku, Bripda F, saat ini masih diperiksa penyidik unit Propam Polda Riau.
“Kami selidiki apakah kasus ini kelalaian anggota atau karena senjatanya. Kalau Bripda F bersalah tentu diproses,” ujar Kabid Humas Polda Riau, AKBP Hermansyah, saat dihubungi terpisah.
(Dian AF)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.