UN Diundur, Dinas Pendidikan Bogor Salahkan Percetakan

Senin, 22 April 2013 09:57 wib | Endang Gunawan - Sindo TV

Ilustrasi (Foto: okezone) Ilustrasi (Foto: okezone) BOGOR - Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Gada Subanda, mengungkapkan, pengunduran jadwal Ujian Nasional dari pukul 07.30 WIB menjadi pukul 10.00 WIB dikarenakan terlambatnya soal ujian yang ditrima pihaknya dari percetakan.
 
Menurut Gada, penyebab utama diundurnya jadwal ujian dikarenakan soal ujian yang diterima dari percetakan di Tangerang, baru tiba pukul 05.00 pagi di Kantor Disdik SKB Keradenan.
 
"Dengan waktu tersebut kami tidak cukup waktu untuk mendistribusikan soal soal tersebut ke wilayah yang jauh," kata Gada saat dihubungi Okezone, Senin (22/4/2013).
 
Gada menjelaskan, pendistribusian soal membutuhkan waktu sekira dua jam. Sehingga ujian tidak bisa dilaksanakan tepat waktu. "Kami harus mengirimkan soal ke wilayah Cariu, Parungpanjang, Jasinga dan lainnya, perlu waktu dua jam," kata Gada.
 
Menurut Gada, agar para siswa bisa ujian secara serentak maka pihaknya memutuskan untuk memundurkan waktu ujian.
 
"Pengunduran jadwal ujian ini sudah atas persetujuan Ketua UN Jabar dan Kepala Disdik Jabar." jelas Gada.
 
Gada menambahkan, hingga pukul 05.00 WIB tadi ada 101 MTS dan 43 SMP yang belum menerima kertas ujian nasional.
 
Alasan keterlambatan distribusi dari percetakan juga sebelumnya menghambat UN tingkat SMA di 11 provinsi di Indonesia bagian tengah. Bahkan, UN harus diundur tiga hari. Saat UN akan digelar pada hari yang ditentukan, masih ada saja daerah yang terlambat menerima soal ujuian dan akhirnya guru-guru sibuk memfotokopi soal.
(Endang Gunawan/Sindo TV/lam)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »