Alkisah Mobil Tiga Roda, Reliant Robin

|

F: Jeremy Clarkson saat mencoba Reliant Robin (Autoblog)

Alkisah Mobil Tiga Roda, Reliant Robin
LONDON- Saat sebuah perusahaan sepeda asli Inggris, Raleigh Bicycle Company memutuskan menghentikan semua produksi mobil roda tiga mereka di tahun 1934, T. L. Williams dan E. S. Thompson mengatakan, masih ada masa depan untuk mobil berbobot ringan tersebut.
 
Keduanya memutuskan untuk melanjutkan memproduksi kendaraan menurut versi mereka di sendiri daerah Kettlebrook, Tamworth, dengan nama Reliant.
 
Pada perang dunia ke dua, mereka membuat mobil yang mirip dengan van milik Raleigh namun lebih mirip sebuah mobil. Dimulai dengan model primitif, Regent, kemudian disusul dengan model Regal, dan akhirnya sang legendaris, Robin.
 
Robin adalah sebuah langkah besar karena model ini terbukti efektif dari desain dan bobot kendaraan. Fungsinya hampir sama dengan model mobil empat roda, hanya saja menggunakan biaya yang lebih murah.
 
Desain rumahan mereka memiliki sasis dari besi dengan bobot hanya 365 kilogram. Menggunakan mesin 750 cc V-twin untuk menggerakan kedua ban belakang dengan girbox bertransmisi tiga kecepatan. Bodinya masih menggunakan frame bahan kayu, cara tradisional ini adalah hal yang biasa di era tersebut.
 
Di bagian depan hanya menggunakan satu roda layaknya sepeda motor, bentuk keseluruhannya mirip sebuah sepeda motor yang diberikan boks pada bagian belakang, ternyata memang konsepnya seperti itu. Prototipe-nya sudah mendapatkan izin sejak Januari 1935.
 
Robin kemudian menjadi mobil terfavorit kedua yang menggunakan bodi berbahan fiberglass setelah Corvette, dan menjadikan Reliant konsumen terbesar bahan ini di Eropa. Produksinya dimulai dari 1973 sampai 1981, namun akhirnya dilanjutkan dari 1989 dan benar-benar berakhir di tahun 2002.
 
Desain Reliant Robin pun masih terbilang aneh, bahkan untuk mobil tiga roda. Mesin bependingin air diletakan pada bagian depan, sangat berbeda dari model sejenis lainnya. Merupakan sebuah fakta bahwa desain yang dinamakan 'Delta' ini tetap tidak stabil.
 
Pentolan acara automotif Top Gear, Jeremy Clarkson, pernah terguling beberapa kali dalam satu episode ketika ingin membuktikan mobil ini tidaklah sebuah jebakan kematian seperti yang diungkapkan banyak pemilik Reliant Robin.
 
Mobil dengan tiga roda masih merupakan hal yang aneh dalam dunia autmotif, dan banyak yang mengatakan fenomena tersebut sangat disayangkan. Ide pertamanya berasal dari taktik untuk mengakali pajak, karena mobil tiga roda masih diklasifikasikan sama dengan sepeda motor, memberikan banyak keuntungan dari biaya yang lebih murah.
 
Fenomena ini adalah hal yang biasa di Inggris, dan dari negara Ratu Elizabeth inilah banyak mobil tiga roda diproduksi, bahkan Reliant Robin tidak berubah selama beberapa dekade.
 
Robin memang tidak pernah ditakdirkan untuk menjadi sebuah mobil cepat, tapi dia telah melayani tugasnya dengan baik. Model lanjutan dengan empat roda pernah dicoba produksi, namun tidak lama kemudian disadari bahwa usaha itu adalah sia-sia.
(zwr)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Mulai 1 November Harian Jurnas Ditutup